Peserta Jambore Bikin Masjid Darurat
Laporan Kontributor : Setiyo S., wartamerdeka.net dari Arena Jambore Nasional XII 2026 (2)

Jakarta, wartamerdeka.net, - Hari kedua, Jumat pagi peserta Kontingen Lamongan ikut giat senam pagi di Subcamp 5 dengan dikoordinatori oleh Panitia Jambore Nasional XII. Usai kegiatan senam, peserta Kembali ke tenda untuk melanjutkan kegiatan pribadi dan sarapan pagi. Menu pagi ini sambal pecel dengan lauk telur dadar dan Ikan teri goreng campur tempe.
Beranjak pukul 07.00 WIB Kontingen Lamongan Kembali ke Lapangan Subcamp 5 untuk Apel Pagi, akan tetapi sound sedikit terkendala sehingga giat apel pagi terganggu, peserta Kembali ke tenda untuk ganti baju olahraga/kontingen masing-masing. Selesai mengganti baju peserta diajak bermain permainan persaudaraan.

Permainan ini meliputi voli bola raksasa, menyusun balok kata, pipa keseimbangan, kanguru suit. Permainan ini menurut adik-adik sangan seru dan menyenangkan, karena bisa lebih mengakrabkan antar peserta dari berbagai penjuru daerah di Indonesia.
Menjelang dhuhur, peserta persiapan sholat jama’ah jum’at. Sholat jum’at di Buperta Cibubur kali ini cukup unik, karena pesertanya sangat banyak maka tidak mungkin bisa dilaksanakan di satu masjid. Jadi peserta membuat masjid-masjid darurat yang beralaskan tikar dan beratapkan langit. Karena pramuka itu tidak ada rotan akarpun jadi.
Sehabis menunaikan sholat Jum'at, peserta dari berbagai subcamp bergerak menuju lapangan utama untuk mengikuti Apel Hari Pramuka dan Pembukaan Jambore XII secara resmi. Sebenarnya Pembukaan ini peserta sangat menantikan Bapak Presiden Prabowo Subianto yang membuka secara resmi kegiatan tersebut, akan tetapi beliau tidak bisa hadir dan pembukaan sekaligus pembina upacara digantikan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Bapak Erik Tohir. Dengan ketidak hadiran Pak Presiden peserta tetap semangat dan antusias mengikuti Apel Pembukaan sampai Akhir.

Setelah Apel Hari Pramuka dan pembukaan Jambore XII Selesai, serta menyaksikan berbagai pertunjukan mulai dari marcine band, parade 1000 tongkat, dan Stan Pameran dari berbagai Provinsi di Indonesia, dan lain sebagainya hingga pukul 17.05.
Menginjak sore, gelar budaya atau pertunjukan dari berbagai daerah di Indonesia ditampil di panggung utama. Dan tidak kalah seru di area Pasar Jambo, menjadi salah satu destinasi kunjungan peserta yang tempatnya berada di sebrang jalan lapangan utama. Peserta berburu segala pernak-pernik Jambore untuk dijadikan oleh-oleh ataupun barang kenagan bagi mereka.(*)
Ditulis oleh
Redaktur
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!