Tiga Unit Usaha KUD Minatani, Lepas atau Sengaja Dilepas?
Oleh : W. Masykar
Sejumlah unit usaha di KUD Minatani Brondong belakangan menjadi gunjingan anggota, pertama munculnya kabar, karena "Merugi, Pabrik Es KUD Minatani Di Tutup Sementara,"
(seperti diberitakan wartamerdeka.net dan kemudian viral), namun, kini santer beredar isu bahwa dihentikannya operasional produksi pabrik es tersebut, justru ada indikasi akan disewakan.
Jika kabar disewakan ini benar, maka praktis tiga unit usaha milik KUD Minatani, rontok - tidak dikelola sendiri. Setelah unit TPI lepas karena harus "pulang kandang" pada sekitar 4 tahun silam, menyusul kemudian unit Cold Storage yang sebelumnya dikelola sendiri dan kemudian disewakan.
Belakangan pabrik es - dengan dalih merugi - pabrik yang berasal dari hibah Puskud Mina Jatim tersebut juga disewakan, lembaga menerima beres setiap bulan. Memprihatinkan - karena ini, akan semakin mempertegas bahwa pengurus tidak mampu menyelenggarakan operasional produksi sendiri.
"Saya kaget, saat membaca berita pabrik es Minatani dihentikan operasional produksinya, lho sekarang malah disewakan," Ungkap salah seorang anggota.
Itu kan hibah dari Puskud Mina, lanjut anggota dengan syarat anonim itu, harusnya jangan disewakan, kalau misalnya butuh perbaikan, ya diperbaiki, cari tehnisi dan manager yang mumpuni.
"Masa selevel Minatani cari tenaga yang mumpuni untuk ditempatkan di pabrik es, kok ndak bisa," katanya.
Santer beredarnya kabar ini, menjadi isu yang makin liar - bahwa pengurus dinilai tidak memiliki cukup kemauan dan kemampuan untuk kembali membuka operasional produksi pabrik es sendiri.
Beberapa perwakilan anggota yang tergabung dalam Kordinator Kelompok (Korpok) bahkan sangat ironii. Padahal kondisi unit unit usaha di lembaga bisa seperti ini, tidak cukup hanya tanggungjawab pengurus atau pengawas - Korpok sebagai representasi dari anggota seharusnya berdiri di garda depan untuk menyoal itu. Sayang, pengawas dikonfirmasi kebenaran isu ini, malah melempar ke pengurus. Sementara, pengurus tidak pernah bersedia menjelaskan ketika dimintai konfirmasi. Sebagian yang lain, bahkan memblokir media ini.(bersambung)
copyright@wartamerdeka.net 2026
Ditulis oleh
Redaktur
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!