WIB

Untuk pengalaman membaca yang lebih nyaman, alihkan ke mode gelap.

Iklan Iklan Harkopnas 1
Rubrik Sudut Pandang

Tiga Unit Usaha KUD Minatani, Lepas atau Sengaja Dilepas?

R

Redaktur

Rabu, 29 Juli 2026 · 07:08 WIB · 2 mnt baca

Foto versi AI

Oleh : W. Masykar

Sejumlah unit usaha di KUD Minatani Brondong belakangan menjadi gunjingan anggota, pertama munculnya kabar, karena "Merugi, Pabrik Es KUD Minatani Di Tutup Sementara," 

Iklan Didalam Tulisan

(seperti diberitakan wartamerdeka.net dan kemudian viral), namun, kini santer beredar isu bahwa dihentikannya operasional produksi pabrik es tersebut, justru ada indikasi akan disewakan.

Jika kabar disewakan ini benar, maka praktis tiga unit usaha milik KUD Minatani, rontok - tidak dikelola sendiri. Setelah unit TPI lepas karena harus "pulang kandang" pada sekitar 4 tahun silam, menyusul kemudian unit Cold Storage yang sebelumnya dikelola sendiri dan kemudian disewakan. 

Belakangan pabrik es - dengan dalih merugi - pabrik yang berasal dari hibah Puskud Mina Jatim tersebut juga disewakan, lembaga menerima beres setiap bulan. Memprihatinkan - karena ini, akan semakin mempertegas bahwa pengurus tidak mampu menyelenggarakan operasional produksi sendiri.

"Saya kaget, saat membaca berita pabrik es Minatani dihentikan operasional produksinya, lho sekarang malah disewakan," Ungkap salah seorang anggota.

Itu kan hibah dari Puskud Mina, lanjut anggota dengan syarat anonim itu, harusnya jangan disewakan, kalau misalnya butuh perbaikan, ya diperbaiki, cari tehnisi dan manager yang mumpuni.

"Masa selevel Minatani cari tenaga yang mumpuni untuk ditempatkan di pabrik es, kok ndak bisa," katanya.

Santer beredarnya kabar ini, menjadi isu yang makin liar - bahwa pengurus dinilai tidak memiliki cukup kemauan dan kemampuan untuk kembali membuka operasional produksi pabrik es sendiri. 

Beberapa perwakilan anggota yang tergabung dalam Kordinator Kelompok (Korpok) bahkan sangat ironii. Padahal kondisi unit unit usaha di lembaga bisa seperti ini, tidak cukup hanya tanggungjawab pengurus atau pengawas - Korpok sebagai representasi dari anggota seharusnya berdiri di garda depan untuk menyoal itu. Sayang, pengawas dikonfirmasi kebenaran isu ini, malah melempar ke pengurus. Sementara, pengurus tidak pernah bersedia menjelaskan ketika dimintai konfirmasi. Sebagian yang lain, bahkan memblokir media ini.(bersambung)

copyright@wartamerdeka.net 2026

Iklan Paket Lamar Kerja
R

Ditulis oleh

Redaktur

Komentar (0)

Tinggalkan komentar. Komentar langsung tampil setelah dikirim.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Berita Terkait

Mengintip Sunset di Cafe in View Penanjan
Kuliner

Mengintip Sunset di Cafe in View Penanjan

Rindu merasakan angin laut Sepoi Sepoi, diselingi deburan ombak pesisir plus langit jingga menjelang sore ketika matahari terbenam (sunset) menambah indahnya...

Redaktur 2 mnt baca
Mengenal Produk Olahan Ikan Asap Pak Toyo
Kuliner

Mengenal Produk Olahan Ikan Asap Pak Toyo

Ikan asap adalah produk olahan hasil laut atau ikan tambak yang diawetkan dengan menggunakan panas asap dari pembakaran kayu, batok kelapa, atau bonggol jagu...

Redaktur 2 mnt baca

Jangan ketinggalan berita

Aktifkan notifikasi untuk kabar terbaru WartaMerdeka langsung di perangkatmu.