WIB

Untuk pengalaman membaca yang lebih nyaman, alihkan ke mode gelap.

Iklan
Pendidikan

PII Jatim: Presiden Janjikan Sekolah Gratis, Jangan Hanya Omon Omon

R

Redaktur

Jumat, 25 September 2026 · 09:47 WIB · 2 mnt baca

Surabaya, wartamerdeka.net, Rencana Presiden Prabowo Subianto untuk menggratiskan biaya pendidikan mulai dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi negeri mendapat respons positif dari Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia (PW PII) Jawa Timur.

Ketua Umum PW PII Jawa Timur, Sang Aji Prawismo, menyambut baik rencana tersebut. Menurutnya, pendidikan merupakan hak dasar setiap warga negara sehingga upaya memperluas akses pendidikan perlu mendapat dukungan.

Iklan BDL

Namun, ia menegaskan bahwa rencana tersebut harus segera diwujudkan dalam langkah yang konkret dan terukur. Jangan sampai pendidikan gratis hanya menjadi pernyataan yang ramai diperbincangkan, tetapi tidak kunjung dirasakan oleh pelajar dan masyarakat.

“Kami tentu menyambut baik rencana pendidikan gratis ini. Tetapi jangan sampai hanya omon-omon. Setelah disampaikan, masyarakat tentu menunggu langkah konkretnya. Bagaimana skemanya, kapan dimulai, dan bagaimana pelaksanaannya harus segera dijelaskan dan direalisasikan,” ujar Sang Aji, Kamis (24/9/2026).

Menurutnya, pemerintah perlu memastikan kebijakan pendidikan gratis tidak hanya menghapus biaya pendidikan secara administratif, tetapi juga benar-benar meringankan beban keluarga. Berbagai bentuk pungutan yang masih berpotensi muncul di tingkat satuan pendidikan juga perlu menjadi perhatian.

“Jangan sampai disebut gratis, tetapi di lapangan orang tua masih dibebani berbagai biaya. Kalau memang pendidikan gratis menjadi komitmen pemerintah, maka harus ada mekanisme yang jelas dan pengawasan yang kuat agar kebijakan ini benar-benar sampai kepada pelajar,” tegasnya.

Selain persoalan akses, Sang Aji menilai pendidikan gratis juga harus diikuti dengan peningkatan kualitas pendidikan. Menurutnya, membuka akses pendidikan seluas-luasnya akan menjadi kurang bermakna apabila tidak dibarengi dengan kualitas guru, fasilitas pembelajaran, serta lingkungan pendidikan yang memadai.

“Pendidikan gratis itu penting, tetapi kualitas juga tidak boleh ditinggalkan. Pelajar bukan hanya membutuhkan sekolah yang terjangkau, tetapi juga pendidikan yang berkualitas dan mampu mempersiapkan mereka menghadapi masa depan,” lanjut Sang Aji.

Sebagai organisasi pelajar, PW PII Jawa Timur memandang kebijakan pendidikan perlu terus dikawal agar tidak berhenti pada pernyataan politik. PII Jawa Timur juga mendorong pemerintah untuk membuka ruang partisipasi bagi pelajar dalam mengawal kebijakan yang secara langsung menyangkut masa depan mereka.

“Kami akan mendukung setiap kebijakan yang benar-benar berpihak pada kepentingan pelajar. Tetapi dukungan itu juga harus disertai dengan pengawalan. Kalau memang serius, mari buktikan. Jangan sampai pendidikan gratis hanya jadi omon-omon. Kami siap kawal,” pungkas Sang Aji.(wm/firman)

Iklan
R

Ditulis oleh

Redaktur

Komentar (0)

Tinggalkan komentar. Komentar langsung tampil setelah dikirim.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Berita Terkait

Satu Hari Mengenal Group YesBand
Hiburan

Satu Hari Mengenal Group YesBand

"YesBand Beri Ruang, Bang Eddi Pramono Beri Jiwa" Oleh : W. Masykar Yes Band yang kita kenal hari ini, sesungguhnya berawal dari sebuah mimpi sederhana dari...

Redaktur 4 mnt baca
Kiyai Galon dan Kursi Purbaya
Refleksi

Kiyai Galon dan Kursi Purbaya

Oleh : W. Masykar Assalamualaikum...hadirin, Ndak usah berdiri. Duduk saja di lantai bambu ini. Lantai kita memang tidak berkeramik, tapi insyaallah tidak me...

Redaktur 5 mnt baca
Diam Dalam Perspektif Filsafat Stoikisme
Refleksi

Diam Dalam Perspektif Filsafat Stoikisme

Oleh : W. Masykar Orang Jawa itu pinter. Sindirane pedes, tapi nggo ngelingke. Misalnya, "Ngopimu kurang adoh, Dolanmu kurang wengi, Moco bukumu kurang kerep...

Redaktur 6 mnt baca

Jangan ketinggalan berita

Aktifkan notifikasi untuk kabar terbaru WartaMerdeka langsung di perangkatmu.