WIB

Untuk pengalaman membaca yang lebih nyaman, alihkan ke mode gelap.

Iklan Iklan 17 Agustus
Daerah

Ketika Kontingen Lamongan, Berkunjung ke Musium Keramik dan Seni Rupa

R

Redaktur

Senin, 17 Agustus 2026 · 00:07 WIB · 3 mnt baca

Peserta Jambore Nasional XII Kontingen Lamongan

Cibubur, 16 Agustus 2026

Laporan Kontributor : Setiyo S., wartamerdeka.net dari Arena Jambore Nasional XII 2026 (4)

Iklan Di tengah tulisan

c1e458d7-1ac1-4626-8508-da677d9ac7ba.webp

 

Penyunting : W. Masykar

Pagi itu, yang biasanya diisi kegiatan Senam Bersama di KEMPA 5 (sebutan untuk sub camp 5 putra), senam bersama ditiadakan. Langsung, upacara pembukaan Latihan Penggalang. Kegiatam KEMPA 5, Kontingen Lamongan Putra adalah Wisata Edukasi di beberapa tempat di luar arena Buperta Cibubur.

Puluhan Bus TransJakarta dan Bus Sekolah, disiapkan oleh panitia untuk mengangkut peserta menuju lokasi tujuan masing-masing, ada yang di Monas, Perpusnas, Mako Brimob, Masjid Istiqlal, Pemadam, BPBD, Bahari Kolinlamil, Kementrian Kehutanan, Museum Fatahillah, Bappenas, Museum Seni Rupa dan Keramik. Kontingan Lamongan Putra mendapat jatah kunjungan ke Seni Rupa dan Keramik yang ada di sekitaran Wisata Kota Tua Jakarta.

08447afd-3d2d-41c8-a002-7157ab385f34.webp

Museum Seni dan keramik ini memajang berbagai karya yang sangat unik dan tidak sedikit yang menceritakan sejarah Indonesia.

Masuk ke Museum Seni dan Keramik rasanya kayak masuk ke rumah mbah yang super rapih. Bangunannya sudah tua. Dulu ini "Gedung De Witte Olifant", kantor pengadilan zaman Belanda. Dinding putihnya, jendelanya, lantainya... semua masih orisinil. Kini sudah jadi cagar budaya. Begitu masuk, hawa nya langsung adem. Sepi! Tapi bukan sepi yang kosong. Peserta Jambore XII diperkenalkan, "Di Dalam Rumah Tua, Tanah Bercerita". Cerita tentang asal usul negeri tercinta.

Didalamnya banyak koleksi keramik dan gerabah dari masa lalu yang masih tersimpan rapi dan dapat menjadi bukti nyata rekam jejak perkembangan teknologi dan seni yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Di sini tanah dari seluruh Indonesia dipamerkan. Ada gerabah dari Lombok yang hitam legam. Ada piring keramik Majapahit motif naga. Ada guci biru-putih peninggalan Dinasti Ming yang dulu mampir lewat jalur sutra, tangan-tangan pengrajin dari Sabang sampai Merauke laksana ketemu di satu ruangan.

4faa4801-b1fc-4abe-bf01-fceb11ddbe53.webp

Di Museum Seni Rupa dan Keramik ini, juga terdapat lukisan yang legendaris karya Raden Otto Djaya Suntara. Juga lukisan Raden Saleh, Affandi, S. Sudjojono. Patung, batik tulis, topeng. Meski goresan dan warna-warnanya diam, tapi ceritanya ramai, tentang perjuangan, cinta, sawah, kemarahan, dan harapan.

Karena ini benda sangat special karena lukisan ini menceritakan perjalanan romantika sejarah bangsa. Setiyo Sutrisno salah seorang Pembina Damping menyempatkan selfie disamping lukisan itu. Dan karena itu, Museum ini, mengajarkan satu hal, bahwa keramik itu pecah. Seni itu rapuh. Tapi keduanya akan tetap terpelihara ratusan tahun jika terus dirawat.

Pukul 11.00 peserta dari Lamongan diajak menuju ke TMII (Taman Mini Indonesia Indah) dengan Kendaraan yang sama. Pukul 12.30 Bus sampai di Parkiran TMII, panitia menyambutnya dengan membagikan nasi makan siang, lalu sehabis duhur, Kontingen Lamongan masuk ke Indonesia Science Center yang ada di TMII, peserta melihat dan mempelajari berbagai simulasi Ilmu Fisika, Matematik, dan Biologi.

Sore hari, pada 16.00 peserta sudah sampai di Lapangan utama Buperta Cibubur, mereka mengunjungi anjungan-anjungan Kwartir Daerah (Kwarda) Propinsi. Mulai dari Nangroe Aceh Darusslam sampai Papua. Beberapa adik-adik dari lamongan juga sempat belajar tari di Anjungan Kwarda Sumatra Selatan yang dibimbing oleh beberapa penari adat yang ada di Anjungan tersebut.(*)

copyright@wartamerdeka.net 2026

Iklan
R

Ditulis oleh

Redaktur

Komentar (0)

Tinggalkan komentar. Komentar langsung tampil setelah dikirim.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Berita Terkait

Iklan

Jangan ketinggalan berita

Aktifkan notifikasi untuk kabar terbaru WartaMerdeka langsung di perangkatmu.