Kontingen Lamongan Naik Water Survival dan Diceburkan ke Danau Situbaru
Cibubur, 15 Agustus 2026
Laporan Kontributor : Setiyo S., wartamerdeka.net dari Arena Jambore Nasional XII 2026 (3)

Pukul 07.30 WIB Kontingen Lamongan sudah siap menyambut hari ke dua Jambore Nasional XII dengan rasa suka cita karena hari kedua dan seterusnya bukan lagi kegiatan seremonial seperti halnya hari pertama. Peserta mengunakan pakaian kontingen maupun pakaian kaos jamnas untuk kegiatan penggalang yang seru dan menantang, Sabtu (15/8).
Kontingen Lamongan yang tergabung di sub camp 5, putra melaksanakan kegiatan Ketrampilan Penggalang meliputi; diantaranya, Pionering, Radio, Ketrampilan ketapel, Teknik Penjernihan Air, menganyam. Namun, di Sela-sela kegiatan mendampingi peserta berkegiatan pagi, saya bertemu dan berkenalan dengan peserta peninjau kegiatan jamnas dari negeri jiran Malaysia, Kak Mohd Asik. Dia adalah seorang pemimpin dan pegawai dalam persekutuan Pengakap Malaysia (PPM), di Negeri Johor dan Daerah Batu Palat.

Menjelang siang, pukul 12.00 wib, peserta istirahat sejenak dari kegiatan ketrampilan penggalang, istirahat sebentar, ibadah sholat dhuhur. Usai sholat, peserta Jambore XII dari Subcamp 5 diminta berkumpul di sisi timur Waduk Situbaru area Buperta Cibubur untuk melanjutkan kegiatan, akan tetapi kegiatan siang ini berbeda dengan yang sudah dilakukan pagi tadi.
Peserta diberi arahan keselamatan dalam beraktivitas di lingkungan air, seperti di Laut, sungai, danau/waduk, ataupun kolam. Kontingen Lamongan berkesempatan mencoba Water Survival. Seluruh peserta dari Lamongan diminta untuk naik perahu karet, selanjutnya perahu dibawa ketengah danau Situbaru.
Ditengah-tengah danau seluruh peserta dari lamongan diceburkan dan disuruh berenang sampai ketepi danau. Kegiatan semacam ini bisa menambah keterampilan adik-adik dalam berenang dan berusaha dapat mengusai mental saat kondisi seperti demikian. Aksi menyeburkan peserta ke danau tentu juga didampingi Profesional yang memang sudah ahli dibidangnya, dan juga peserta sudah menggunakan rompi pelampung keselamatan.
Adik Muhammad Valen Rivansyah seorang siswa dari SMP Negeri 1 pucuk menyampaikan perasaannya saat berkegiatan Water Survival ini sangat seru dan menantang, walaupun awalnya agak ragu karena danaunya memang dalam. Bahkan adik-adik dari Kontingen Lamongan ini mencoba sekali lagi, akan tetapi tidak diperkenankan karena banyak antrian dari kontingen daerah lain juga ingin merasakan pengalaman yang serupa.
Wahana ketangkasan air yang berikutnya yang dicoba oleh kontingen putra Lamongan adalah Perahu Rakit Bambu, peserta diajak bekerja sama dengan regunya agar bisa sampai ke tujuan dengan aman dan selamat, karena berada di rakit bambu dengan banyak orang ini membutuhkan keseimbangan agar tidak goyang-goyang.(*)
copyright@wartamerdeka.net 2026
Ditulis oleh
Redaktur
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!