Jenguk Qosdus Sabil di RSPAD
Nu'man Suhadi Titipkan Doa untuk Kesembuhan Aktivis Muhammadiyah
Jakarta, wartamerdeka.net, - Di sela padatnya agenda kegiatan di Jakarta, Nu'man Suhadi, menyempatkan diri menjenguk salah satu tokoh Muhammadiyah, Qosdus Sabil, yang saat ini sedang menjalani perawatan di Paviliun Dharmawan Lt. 6 Ruang 614 RSPAD Gatot Soebroto.
Kunjungan ini sekaligus menjadi bentuk penghormatan dan silaturahmi kepada senior yang selama ini dikenal gigih dalam gerakan intelektual dan dakwah Muhammadiyah.
Qosdus Sabil sendiri dikenal sebagai aktivis tulen Muhammadiyah dan penulis buku. Bukunya yang berjudul, "Membaca Tanda-tanda Kemunduran Muhammadiyah", misalnya - menjadi kritik konstruktif sekaligus cermin bagi internal persyarikatan untuk terus melakukan tajdid dan tidak terjebak dalam rutinitas seremonial.
Qosdus Sabil juga tercatat sebagai salah satu pihak yang ikut mendorong Mahkamah Konstitusi melalui judicial review agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak ditempatkan di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Dorongan tersebut lahir dari keprihatinan agar kebijakan publik tetap pada koridor konstitusi dan tidak mencampuradukkan ranah kewenangan.
"Beliau adalah sosok yang pemikirannya tajam, kritiknya membangun, dan pengabdiannya untuk Muhammadiyah tidak pernah surut. Bahkan di tengah sakit pun, semangat untuk kebenaran dan kebaikan umat masih menjadi napas perjuangannya," ujar peziarah berkopyah merah tersebut usai menjenguk Qosdus Sabil.
Dalam pertemuan singkat itu, suasana haru sekaligus semangat tampak mewarnai. Doa bersama dipanjatkan agar Allah SWT segera memberikan kesembuhan, mengangkat penyakitnya, dan memanjangkan umur beliau dalam keadaan sehat walafiat.
Mari kita bersama-sama mendoakan dan kepada seluruh kader, simpatisan, dan masyarakat luas, mari kita panjatkan doa untuk kesembuhan "Bapak Qosdus Sabil". Semoga Allah SWT senantiasa memberi kesehatan, kekuatan, dan kesabaran dalam menghadapi ujian ini. "Semoga setiap tetes keringat dan pemikiran beliau untuk umat menjadi amal jariyah yang terus mengalir", kata Nu'man Suhadi.(wm/red)
Ditulis oleh
Redaktur
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!