WIB

Untuk pengalaman membaca yang lebih nyaman, alihkan ke mode gelap.

Iklan Iklan 17 Agustus
Teknologi

Rumah Pintar (Smart Home) yang Hemat Listrik: Mitos vs Fakta

A

Afandi

Sabtu, 11 Juli 2026 · 13:13 WIB · 12 mnt baca

Dok. Wartamerdeka.net AI GENERATED

Cara Membangun Smart Home yang Benar-Benar Hemat Listrik

Agar investasi perangkat pintar memberikan hasil maksimal, lakukan beberapa langkah berikut.

1. Mulai dari Masalah yang Ingin Diselesaikan

Jangan membeli perangkat hanya karena terlihat menarik. Identifikasi terlebih dahulu sumber pemborosan listrik di rumah.

Iklan Perumda Pasar

Contohnya:

Setelah menemukan masalahnya, pilih perangkat yang sesuai.

2. Gunakan Lampu LED

Lampu LED umumnya menjadi pilihan yang lebih efisien dibandingkan teknologi pencahayaan lama. Setelah itu, fitur pintar dapat ditambahkan untuk mengendalikan waktu pemakaian dan tingkat kecerahan.

Tanpa lampu yang efisien, otomatisasi saja belum tentu memberikan hasil optimal.

3. Prioritaskan Perangkat dengan Pemantauan Energi

Pilih smart plug atau sistem pengukuran yang dapat menampilkan penggunaan daya.

Data konsumsi listrik membuat keputusan lebih objektif. Pengguna dapat mengetahui apakah suatu perangkat benar-benar boros atau hanya jarang digunakan.

4. Gunakan Sensor pada Ruangan yang Tepat

Sensor gerak cocok digunakan pada area yang hanya dilewati atau digunakan dalam waktu singkat, seperti:

  • Koridor

  • Tangga

  • Kamar mandi

  • Gudang

  • Garasi

  • Teras

Untuk ruang keluarga atau kamar tidur, sensor perlu diatur dengan hati-hati agar lampu tidak mati ketika penghuni sedang duduk diam.

5. Buat Jadwal yang Realistis

Jadwal otomatis sebaiknya mengikuti aktivitas penghuni. Jangan membuat jadwal hanya berdasarkan perkiraan.

Sebagai contoh, dispenser dapat dijadwalkan aktif sebelum waktu sarapan dan dimatikan ketika seluruh penghuni pergi bekerja atau sekolah.

6. Gunakan Otomatisasi Berbasis Kondisi

Gabungkan jadwal dengan data sensor agar otomatisasi lebih akurat.

Contoh:

  • AC mati ketika pintu atau jendela terbuka terlalu lama.

  • Lampu menyala ketika ruangan gelap dan terdapat gerakan.

  • Semua lampu mati ketika seluruh penghuni meninggalkan rumah.

  • Stopkontak televisi mati otomatis setelah tengah malam.

7. Periksa Konsumsi Listrik Secara Berkala

Bandingkan konsumsi sebelum dan sesudah menggunakan perangkat pintar. Gunakan periode yang cukup panjang karena konsumsi listrik dapat berubah akibat cuaca, jumlah penghuni, dan aktivitas rumah.

Dengan evaluasi tersebut, pengguna dapat menentukan apakah perangkat memberikan penghematan nyata.

Halaman 7 dari 9

Iklan

Berita Terkait

Jangan ketinggalan berita

Aktifkan notifikasi untuk kabar terbaru WartaMerdeka langsung di perangkatmu.