WIB
Iklan Iklan Harkopnas 1
Teknologi

Rumah Pintar (Smart Home) yang Hemat Listrik: Mitos vs Fakta

A

Afandi

Sabtu, 11 Juli 2026 · 13:13 WIB · 12 mnt baca

mitos fakta smart home
Dok. Wartamerdeka.net AI GENERATED

Mitos 8: AC Pintar Pasti Membuat Tagihan Listrik Turun

Fakta: Pengaturan suhu dan durasi penggunaan lebih berpengaruh daripada label “pintar”.

AC pintar biasanya menawarkan fitur kontrol jarak jauh, penjadwalan, pemantauan energi, dan pengaturan berdasarkan keberadaan penghuni.

Iklan Didalam Tulisan

Fitur tersebut dapat membantu mengurangi penggunaan listrik apabila digunakan untuk:

Namun, tagihan listrik tetap dapat meningkat jika pengguna menyalakan AC lebih sering hanya karena pengendaliannya menjadi lebih mudah.

Pada negara dengan penggunaan pemanas dan pendingin berbasis termostat, perangkat termostat pintar bersertifikasi ENERGY STAR tercatat mampu menghemat rata-rata sekitar 8 persen pada biaya pemanasan dan pendinginan. Besar penghematannya bergantung pada iklim, sistem yang digunakan, kondisi rumah, dan kebiasaan penghuni.

Untuk rumah di Indonesia, prinsip yang sama dapat diterapkan pada pengendalian AC: kurangi waktu operasi yang tidak diperlukan dan gunakan pengaturan suhu yang tetap nyaman tanpa bekerja berlebihan.

Mitos 9: Smart Home Tetap Hemat meskipun Tidak Pernah Dipantau

Fakta: Pemantauan dan evaluasi diperlukan untuk mempertahankan efisiensi.

Kebiasaan penghuni rumah dapat berubah. Jadwal yang sebelumnya efisien mungkin tidak lagi sesuai setelah terjadi perubahan jam kerja, jumlah penghuni, musim, atau penggunaan ruangan.

Oleh karena itu, aturan otomatisasi perlu diperiksa secara berkala.

Perhatikan beberapa indikator berikut:

  • Tagihan listrik bulanan

  • Konsumsi listrik harian

  • Perangkat dengan penggunaan tertinggi

  • Waktu pemakaian AC

  • Lampu yang paling sering menyala

  • Perangkat yang terus berada dalam mode siaga

Sistem manajemen energi rumah pintar pada dasarnya dirancang untuk membantu penghuni memantau, mengendalikan, dan mengurangi konsumsi energi. ENERGY STAR, misalnya, memasukkan termostat pintar, kontrol pencahayaan, serta pemantauan dan pengendalian beban stopkontak sebagai komponen penting dalam sistem manajemen energi rumah.

Data penggunaan listrik sebaiknya tidak hanya dilihat, tetapi juga digunakan untuk mengubah kebiasaan dan pengaturan perangkat.

Halaman 6 dari 9

Iklan Paket Lamar Kerja

Berita Terkait

Menyambut Muswil ICMI Jatim 4 Juli 2026
Nasional

Menyambut Muswil ICMI Jatim 4 Juli 2026

Ketika Ilmu Pengetahuan Berpihak pada Kuasa, Bukan Kebenaran Pitono NugrohoSekretaris ICMI Orwil Jawa TimurDirektur Social Investment IndonesiaAlumni Pendi...

Redaktur 5 mnt baca
Iklan