WIB

Untuk pengalaman membaca yang lebih nyaman, alihkan ke mode gelap.

Iklan Iklan 17 Agustus
Gaya Hidup

Ketika Senam Yoga di Tebing Cafe Paciran "Jangkar di Tengah Bisingnya Dunia" (2 )

R

Redaktur

Senin, 24 Agustus 2026 · 21:00 WIB · 2 mnt baca

Penulis : W. Masykar

"Instruktur Yoga percaya bahwa setiap tubuh punya ceritanya sendiri." Ungkap Ike Silaen suatu hari usai menjadi instruktur Yoga di Tebing Kafe Paciran.

Iklan Perumda Pasar

4e3105b2-e0d2-456b-b86f-9c33d6a97868.webp

Lewat gerakan, lewat napas, lewat keheningan. Dan itu perlu kita dengarkan. Mentor yoga bukan guru yang jauh di atas. Dia teman seperjalanan. Yang ikut berkeringat, ikut tertawa, sekaligus ikut diam. Karena yoga yang indah...selalu dimulai dari mentor yang hatinya indah. Dia yang hafal siapa yang lagi cedera bahu, siapa yang suka tegang di rahang. Dan siapa yang butuh teraphi asam lambung.

Seorang mentor yoga bukan sekadar memandu gerakan. Dia adalah teman untuk napasmu yang sering terburu-buru. Dia adalah pengingat, saat tubuhmu tegang... bahwa kamu boleh rileks. Dia adalah cermin, saat pikiranmu berisik... bahwa kamu boleh tenang. 

21c46112-6971-450c-a118-2525fa7f6ea2.webp"Di atas matras, dia tidak menuntutmu sempurna. Dia hanya mengajakmu pulang. Pulang ke tubuhmu sendiri. Tarik napas... buang napas... hadir sepenuhnya." Tutur Ike

Mentor Yoga akan selalu bilang, "tidak apa-apa kalau belum bisa". Ike melanjutkan bahwa fleksibel itu bukan soal tubuh, tapi soal hati yang mau menerima. Itu yang selalu diajarkan 

Seperti pada edisi sebelumnya, "Menarik napas setinggi langit, menghembuskan lelah ke laut - lalu tubuh lentur, pikiran tenang, setenang air Laut. Bukan sekadar yoga. Ini pulang. Pulang ke diri, di atas tebing Paciran.`Kami datang membawa penat. Pulang membawa cakrawala."

Seorang mentor yoga hadir dengan ilmu, pengalaman, dan hati. Mengoreksi postur dengan kasih. Dan seraya mengingatkan.... bahwa perjalanan 10.000 mil dimulai dari satu napas sadar. Dia tidak mengajarimu bagaimana menjadi sempurna.  

Dia hanya berbisik, "Kembalilah ke napas." Mentor yoga adalah penjaga napas. Saat dunia menarikmu keluar, dia menuntunmu masuk. Masuk ke dalam dada. Masuk ke dalam diam.  Dan masuk ke rumah yang selama ini kamu cari: dirimu sendiri.

Dan di tengah semua itu, ada kamu. Sang mentor. Berdiri seperti lentera. Tidak menyilaukan, meski hanya cukup buat menerangi jalan. Ike selalu  mengajarkan bahwa kuat bukan soal menahan. Kuat adalah soal melepas. Bukan soal mencapai pose paling sulit. Tapi soal hadir paling jujur. Yoga bisa memberi banyak manfaat bisa menurunkan tingkat stres dan rasa cemas. Memulihkan tenaga dan mengendurkan otot setelah bergerak. Menenangkan pikiran dan melatih fokus kesadaran diri.(*)

Selain guru yoga, Yang khusus Juga guru Kegel dan BL. Pengalaman mengajar mulai 2012. Pengambilan sertifikat tertera di ijazah dibawah bimbingan guru besar Guru made sumantra dari Ubud bali.

copyright@wartamerdeka.net 2026

Iklan
R

Ditulis oleh

Redaktur

Komentar (0)

Tinggalkan komentar. Komentar langsung tampil setelah dikirim.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Berita Terkait

Jangan ketinggalan berita

Aktifkan notifikasi untuk kabar terbaru WartaMerdeka langsung di perangkatmu.