Dihadiri Gubernur Jatim, Festival Mangrove Jawa Timur ke-10 di Tuban
Tuban, wartamerdeka.net, - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri Festival Mangrove Jawa Timur ke-10, di Pantai Panduri, Desa Tasikharjo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Rabu (29/7/2026).
Pada kesempatan itu, Gubernur Khofifah menandatangani prasasti peresmian Wisata Alam Pantai Panduri, dibarengi pelepasliaran burung air dan penanaman mangrove jenis Cemara udang dan Pandan Laut sekaligus memberi penghargaan kepada para pihak yang berkontribusi dalam perlindungan dan pengelolaan ekosistem mangrove.
Direktur Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rebilitasi Hutan, Kementerian Kehutanan, Dyah Murtiningsih mengapresiasi komitmen dan konsistensi Pemprov Jatim yang selalu menjaga, melindungi dan mengelola lingungan hidup terutama mangrove yang keberadaannya memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat pesisir.
Staf Ahli Menteri Lingkungan Hidup Bidang Hubungan Antar Lembaga Pusat dan Daerah, Hanifah Dwi Nirwana sebut festival mangrove ini sebagai momentum untuk memperkuat komitmen, memperluas kolaborasi dan mempercepat aksi nyata dalam menjaga ekosistem mangrove Indonesia.
Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky, mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Khofifah yang telah menunjuk Kabupaten Tuban sebagai Tuan Rumah Festival Mangrove Provinsi Jawa Timur Ke 10. Pihaknya berharap agar bisa dipahamkan dan diberikan edukasi tentang manfaat tanaman mangrove yang luar biasa.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur, Jumadi mengatakan Jawa Timur komitmen dalam menjaga keberlanjutan ekosistem mangrove, sehingga mangrove Jawa Timur sejak tahun 2021 sampai dengan 2025 mencapai 4 ribu hektar dan terluas di Pulau Jawa.
Berdasarkan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Nomor 3438 Tahun 2025 tentang Peta Mangrove Nasional Tahun 2025, luas mangrove Jawa Timur meningkat dari 27.221 hektare pada tahun 2021 menjadi 31.067 hektare pada tahun 2025, atau bertambah sekitar 3.846 hektare dalam empat tahun terakhir. Dengan capaian tersebut, Jawa Timur menjadi provinsi dengan luasan mangrove terbesar di Pulau Jawa dengan kontribusi mencapai 47,85 persen dari total mangrove Pulau Jawa.
Festival Mangrove Jawa Timur ke-10 yang bertepatan dengan momentum Hari Mangrove Sedunia Tahun 2026 ini, merupakan bentuk komitmen Pemprov Jawa Timur dalam perlindungan dan pengelolaan ekosistem mangrove. Festival ini telah hadir di Kabupaten Pasuruan, Sampang, Sidoarjo, Trenggalek, Kota Surabaya, Kabupaten Sumenep, Kota Probolinggo, Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Pacitan.
Pada festival mangrove ini, Bank Jatim menyerahkan Corporate Social Responsibility (CSR) kepada Pemerintah Kabupaten Tuban berupa Pembangunan Fasilitas Umum Lapangan Futsal dan Lapangan Mini Soft Ball, dimeriahkan dengan Fashion Show Batik Mangrove dan penampilan solo gitar akustik, Akhadi Wira Satriaji.(wm)
copyright@wartamerdeka.net 2026
Ditulis oleh
Redaktur
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!