WIB

Untuk pengalaman membaca yang lebih nyaman, alihkan ke mode gelap.

Iklan Iklan 17 Agustus
Teknologi

Pekerjaan IT Ini Justru Makin Dibutuhkan karena Kehadiran AI

A

Afandi

Minggu, 12 Juli 2026 · 01:31 WIB · 2 mnt baca

Dok. wartemerdeka.net

Kehadiran artificial intelligence atau AI sering dianggap sebagai ancaman bagi pekerja di bidang teknologi. Padahal, AI juga menciptakan kebutuhan baru terhadap tenaga IT yang mampu membangun, mengelola, mengamankan, dan memastikan teknologi tersebut bekerja dengan benar.

Berikut beberapa pekerjaan IT yang justru semakin dibutuhkan di era AI.

Iklan Perumda Pasar

1. AI dan Machine Learning Engineer

AI Engineer bertugas mengembangkan sistem berbasis kecerdasan buatan, mulai dari chatbot, sistem rekomendasi, hingga otomatisasi bisnis. Perusahaan tetap membutuhkan manusia untuk memilih model, menyiapkan data, melakukan pengujian, serta mengintegrasikan AI ke dalam aplikasi.

2. Data Engineer dan Data Analyst

AI tidak dapat menghasilkan informasi berkualitas tanpa data yang baik. Karena itu, Data Engineer diperlukan untuk mengumpulkan dan mengelola data, sedangkan Data Analyst membantu perusahaan memahami hasilnya.

3. Cybersecurity Specialist

Penggunaan AI juga membuka risiko baru, seperti kebocoran data, penipuan digital, dan serangan siber yang lebih canggih. Cybersecurity Specialist dibutuhkan untuk melindungi jaringan, aplikasi, data pengguna, dan sistem AI perusahaan.

4. Cloud dan DevOps Engineer

Sebagian besar aplikasi AI membutuhkan server dan infrastruktur cloud yang kuat. Cloud Engineer dan DevOps Engineer bertugas memastikan sistem tetap cepat, stabil, aman, dan mampu melayani banyak pengguna.

5. Software Engineer

AI memang dapat membantu menulis kode, tetapi pengembangan perangkat lunak bukan hanya soal mengetik program. Software Engineer tetap diperlukan untuk merancang sistem, memahami kebutuhan pengguna, memeriksa keamanan, menguji aplikasi, serta memperbaiki masalah yang kompleks.

World Economic Forum menempatkan keahlian AI, big data, jaringan, dan keamanan siber sebagai kemampuan teknologi yang pertumbuhannya paling cepat. Laporan PwC juga menemukan bahwa AI dapat meningkatkan produktivitas dan nilai pekerja, termasuk pada pekerjaan yang dianggap mudah diotomatisasi.

Kesimpulan

AI bukan sepenuhnya pengganti pekerja IT. Teknologi ini lebih tepat digunakan sebagai alat untuk membantu pekerjaan menjadi lebih cepat dan efisien. Oleh karena itu, pekerja IT yang menguasai AI sekaligus memiliki kemampuan analisis, keamanan, komunikasi, dan pemecahan masalah akan semakin dibutuhkan.

Iklan
A

Ditulis oleh

Afandi

Lead Web Engineer & SEO Content Editor Wartamerdeka.net

Komentar (0)

Tinggalkan komentar. Komentar langsung tampil setelah dikirim.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Berita Terkait

Jangan ketinggalan berita

Aktifkan notifikasi untuk kabar terbaru WartaMerdeka langsung di perangkatmu.