Langkat Minyak Langka, Pertalite Ketengan Tembus Rp. 30/35 ribu/liter
Langkat, wartamerdeka.net, - Langkanya Distribusi Minyak dari Pertamina Sumut ke daerah daerah di kabupaten melalui mobil tangki yang dikirim ke SPBU membuat kelangkaan minyak terus terjadi hingga hari ini.
Kelangkaan minyak jenis pertamak, pertalite, solar subsidi dan dexlite di SPBU wilayah Langkat menjadikan harga minyak meroket.
Sementara, pihak pihak yang mencari keuntungan terus berspekulasi dengan menjual minyak dengan harga diluar jangkauan masyarakat.
Langkanya BBM ini, hampir sulit didapatkan dii SPBU, kecuali melalui ketengan/ Eceran yang harganya mencekik mencapai Rp 30-35 ribu/liter.
Ironisnya, Pertamina Patra Niaga, Pemda Sumut dan pemkab Langkat lamban mengantisipasi sehingga kelangkaan terus berlangsung hingga memasuki tiga hari ini. Sementara Janji Gubernur Bobby dan Pihak Pertamina dalam siaran Persnya akan memastikan dalam dua hari kelangkaan minyak akan teratasi, tapi kenyataannya hanya janji belaka.
"Ternyata janji Pemda dan pemkab bahwa kelangkaan BBM ini akan secepatnya teratasi, hanya omon omon saja," ujar Yudi Kadian dan Chairil Anwar warga Pangkalan Brandan.
Warga masyarakat Pangkalan Brandan mendesak Gubernur dan Pihak Pertamina Unit Pemasaran /Patra niaga segera turun langsung ke lapangan guna memastikan kapan kelangkaan ini akan segera bisa teratasi.
Pantauan wartamerdeka.net beberapa titik SPBU penuh semuanya terjadi antrian, seperti di SPBU Simpang Susu, SPBU Brandan, SPBU Gebang, SPBU Besitang dan beberapa SPBU lainnya di Langkat.
Sayangnya hingga berita ini di unggah pihak Pertamina Patra Niaga belum berhasil dihubungi.(hasrizal)
Ditulis oleh
Redaktur
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!