Warga Sidamulya Berdemo, Tuntut Toyib Rizal Mundur dari Kades

Warga Sidamulya Berdemo, Tuntut Toyib Rizal Mundur dari Kades

CILACAP (wartamerdeka.net) – Ratusan warga Desa Sidamulya, Kecamatan Wanareja, Cilacap, Jateng berunjuk rasa meminta Kepala Desa, Toyib Rizal untuk mundur dari Jabatannya. Ujuk rasa ini berlangsung, pada Selasa (10/10/2017) di halaman Balai Desa Sidamulya.

Aksi warga tersebut dikawal oleh ratusan aparat Keamanan dari Kepolisian baik Polres maupun Polsek.

Terlihat juga puluhan anggota Dalmas dari Polres Cilacap berjaga -jaga di lokasi para Demonstran.

Menurut Koordinator Aksi, Marsino aksi warga ini dipicu oleh banyaknya persoalan semenjak Toyib menjadi Kepala Desa, salah satunya terkait Pemekaran Rw yang membawa persoalan baru. Misal ketika ada anakanya yang melamar masuk ke Polwan tapi perbedaan alamat ahirnya menjadi gagal.

Ada lagi Kirto yang mempertanyakan terkait biyaya Program Prona yang nilainya Rp.600.000,-sehingga warga di sini menuntut Kades, Toyib mundur dari Jabatannya, ucapnya kepada Warta Merdeka.

Selain itu Martono sang Orator perwakilan warga meminta Kades Toyib Rizal untuk segera mundur dari jabatannya.

“Ibu / Bapak setuju ngga kalau Toyib mundur?Lantas hal itu ditirukan warga dengan mengatakan: Mundur!, teriak warga. Kita ingin Kades mengembalikan alamat kita yang baru ke alamat yang lama. Jika tidak maka kita minta Kades untuk mundur !” teriak Martono lagi.

Di tengah- tengah orasi beberapa perwakilan warga masuk untuk melakukan mediasi dengan Kepala Desa.

Dalam acara pertemuan terlihat, Kepala Desa Sidamulya, Toyib Rizal, Camat Wanareja, Bintang Dwi Cahyo, Bagus ( Kepala Desa Adimulya / Ketua Paguyuban Kades ), Kapolsek Wanareja, AKP. Muji Ali, Wakapolres Cilacap, Kompol Faisal dan perwakilan lain yang mengikuti mediasi tersebut.

Hingga pukul 11.32 Wib acara mediasi perwakilan yang meminta Kades mudur belum ada titik temu dan Demonstran belum mau meninggalkan lokasi sebelum kades mundur.

Sementara acara mediasi terus berlangsung, salah satu kesanggupan Kades yang terpantau oleh Warta Merdeka adalah kesanggupan untuk mengembalikan alamat yang baru ke alamat yang lama.

Dan Camat Wanareja, Bintang Dwi Cahyo ikut bicara terkait penggantian alamat yang baru yaitu harus melalui mekanisme pencabutan Perdes yang lama dengan mempersiapkan Perdes yang baru, cq Disdukcapil dan tembusan ke Polres Cilacap.(Alek Tarkum)

5 Komentar


  1. Itu Yg Minta uang untuk pembuatan Akta kelahiran tapi akta nya gak jadi sampai bertahun2 mohon ditindak lanjut…
    Org py jabatan jangan disalah gunakan… Mana tanggung jawabnya, jangan cuma terima uangnya saja Tp tanggung jawabnya tidak Ada…

    Balas

  2. sebaiknya dimediasi dulu, ambil penyelesaian masalah secara musyawarah.

    mundur pun kalau gantinya tidak bisa menyelesaikan masalah, bakalan sama saja kan?

    Balas

  3. Saya juga iya waktu mau bikin paspor kk sama KTP sementara g sama rW nya..jdi iktin Kk n bkin KTP palsu..

    Balas

  4. Warga bukan orang bodoh yg gampang di bohongin begitu saja,,, sekarang pemerintahan dari TR,TW DAN TINGKAT DPRD KOTA
    Semua warga tau apa yg harunya kalian kerjakan dan apa yg kalian mendapatkan HAKnya,, makanya jangan pernah mengambil yg bukan HAKnya,apa lagi dengan membibibuta keserakahan,,,
    INGAT,,, kalian tanpa masarakat sekitar bukan apa2 dan tidak bisa MENJABAT,,, dan namun kita pilin itu bukan untuk BERGAYA JABATAN DAN BERKUASA,,, namun membantu warga kecil,,,apapun jabatan kalian itu cumam setaff bawahan yg seharusnya menjalankam tugas degan SOP yg sudah tertra,,, dan BIGBOOS NYA itu adalah rakyat kecil.

    Balas

  5. Kaka saya udah lama buat e KTP dah lama ngga jadi jadi sampai sekarang baru jadi (meninggal)

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *