Walikota Tasikmalaya Mengapresiasi Terbentuknya Forum Komunikasi Lurah

Walikota Tasikmalaya Mengapresiasi Terbentuknya Forum Komunikasi Lurah

TASIKMALAYA (wartamerdeka.net) – Walikota Tasikmalaya, Drs H Budi Budiman sangat apresiasi dengan terbentuknya Forum Komunikasi Lurah Kota Tasikmalaya (FKLKT).Karena adanya forum tersebut bisa menjadi ajang tali silaturahmi bagi sekitar 69 Kelurahan.

Apalagi forum tersebut sudah lama berdiri sejak 2012 sehingga kini bisa tetap di pertahankan agar bisa menjadi media komunikasi.Selain itu juga untuk mempermudahkan segala program-program pemerintah maupun usulan-usulan para lurah bisa melalui forum tersebut.

“Bagaimana pun yang dekat dengan masyarakat itu ujung tombak pemerintahan itu adalah lurah.Sehingga kesejahteraanya juga patut harus mendapat perhatian semuanya.Saat ini para lurah sabar saja dulu,“bebernya saat menghadiri pergantian kepengurusan FKLKT di Hotel City, Jumat (6/10/2017).

Budi berjanji untuk kesejahteraan para lurah itu akan di pertimbangan dalam Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP).Sehingga awal tahun nanti akan ada evaluasinya.Alasannya kenapa tidak bisa sekarang ini, sebab tidak bisa di tengah jalan seperti saat ini.Pasalnya bisa menimbulkan persoalan.

Adanya pertimbangan untuk TPP itu, karena memang jam kerja lurah itu sangat berbeda dengan PNS lainnya.Karena bekerja 24 jam turun melayani sejumlah masyarakat, bahkan sabtu-minggu pun lurah tetap bekerja.Sehingga akan ada pertimbangan dalam analisa beban jabatan.

Kemudian juga terkait adanya amanat dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang anggaran kelurahan sebesar 5 persen dari APBD setelah di kurangi DAK.Pihaknya nanti akan berkomunikasi dengan Ketua TAPD serta juga sambil menunggu dulu keluarnya PP.

Sementara itu Ketua FKLKT periode 2017-2020, Raden Iwan Darmawan menjelaskan terbentuknya forum ini akan memperjuangkan kesejahteran para Lurah.Termasuk juga akan memperjuangkan karir lurah.Barangkali ada yang sudah layak secara DUK di usulkan naik jabatan kepada Baperjakat.

Selain itu juga akan segera membentuk Koperasi Warga Kelurahan (Kowalur).Sehingga nanti bisa di isi oleh para Lurah yang aktif maupun yang sudah pensiun.Agar bisa memudahkan tali silaturahmi supaya di laksanakan setiap rapat akhir tahunan.Karena itu sangat perlu sebagai soko guru.

“Forum ini awalnya berdiri pada 9 Maret 2012, waktunya itu Walikotanya masih Pak Syarif Hidayat dan di deklarasikan di Hotel Asri Asia Plaza.Kebetulan saya yang pertama kali menjabat sebagai ketuanya.Namun di tengah-tengah justru malah di mutasi, sehingga di ganti Pak Tatang periode 2014-2017 ,”tuturnya.

Sementara dalam kegiatan tersebut juga ada penghargaan berupa cinderamata kepada enam lurah yang sudah pensiun sebagai bentuk apresiasi atas dedikasinya selama ini.Sedangkan dalam kesempatan itu juga Walikota menyerahkan uang bantuan sebesar Rp 10 juta kepada FKLKT.(Ariska)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *