Walikota Tasikmalaya Ajak Buka Ruang Komunikasi, Aksi Demo GOBSI Ditangguhkan

Walikota Tasikmalaya Ajak Buka Ruang Komunikasi, Aksi Demo GOBSI Ditangguhkan

TASIKMALAYA (wartamerdeka.net) – Aksi demo dan mogok massal yang di.otori oleh Gabungan Organisasi Buruh Seluruh Indonesia (GOBSI) Priangan Timur terpaksa harus ditangguhkan dulu dengan berbagai aspek pertimbangan.

Ketua GOBSI Priangan Timur, Erwin mengatakan sebenarnya ini bukan tidak jadi tapi penangguhan saja. Karena menanggapi reaksi Walikota Tasikmalaya yang sudah merespon dan ingin membuka ruang komunikasi. Serta minta menahan diri.
Sehingga pihaknya mengurungkan niat itu..

Namun tidak tertutup kemungkinan besok atau lusa bisa terjadi aksi tersebut. Bila tidak ada pembuktian untuk mengakomodir segala tuntutannya itu.

Selain itu juga dari sisi aspek pertimbanganya untuk menjaga kondusivitas. Karena dengan adanya aksi demo dan mogok massal itu bisa berdampak kepada inflasi. Apalagi kini di Kota Tasikmalaya itu inflasinya sangat tinggi.

“Kami sebenarnya sudah bebrrapa kali menemui Walikota ke kantornya itu.Namun sampai sekarang ini belum pernah bertemu.Namun dengan adanya rencana aksi ini akhirnya ada respon dari beliau ingin membuka ruang komunikasi,”ujarnya, Rabu (13/9/2017).

Erwin mengaku terkait penangguhan aksi demo itu, pihaknya memang ada rasa kecewa.Karena sebelumnya sudah mempersiapkan.Namun demi untuk menjaga kondusivitas dan kepentingan bersama harus bisa dipahami.

“Tapi kalau untuk perbaikan dan kemaslahatan itu, kami juga welcome.Apalagi ada ajakan Walikota guna untuk mengajak dialog.Kami juga berterimakasih atas segala atensi kepada aparat kepolisian selama ini,”imbuhnya.

Wakil GOBSI Priangan Timut, Dedi menjelaskan dengan adanya penangguhkan aksi demo itu berdampak resiko subjektif terhadap organisasinya itu.Namun demi untuk kemaslahan semuanya, pihaknya sangat dewasa menyikapinya.

“Kami minta maaf atas aksi demo dan mogok massal ini ditangguhka.Karena kalau di gelar tentunya akan berdampak luas.Apalagi hari ini secara kebetulan ada menteri tenaga naker sedang berkunjung ke Kota Tasikmalaya,”cetusnya.

Padahal kata Dedi, sebelumnya itu sangat menguras tenaga, waktu dan pikiran untuk mempersiapkan aksi demo itu. Bahkan semalam itu banyak anggota buruh yang menanyakan kesiapan aksi demo itu.Tapi semuanya itu sudah dijelaskan
Sekretaris GOBSI Priangan Timur.

Faisal menambahkan pihaknya menuntut minta mengembalikan hak-hak buruh terkait upah dan belum masuk BPJS, tindak tegas pelaku usaha yang sudah melanggar secara administrasi maupun pidana.

Kemudian juga evaluasi para pegawai Disnaker yang selama ini menjadi biang kerok permasalahan selama ini.Karena semua problematika yang terjadi itu muaranya berada di instansi tersebut.

Pihaknya ingin ketika ada solusi bersama dengan pengusaha itu segera kembalikan hak sejumlah buruh itu.Misalnya dihitung pertama mereka masuk kerja berapa kerugiannya.Sehingga nanti tinggal dikalkulasikan saja.

Permasalahan-permasalahan itulah yang menjadi tuntutannya  yang harus direspon Walikota. Tapi kalau Pemkot tidak mengubrisnya, pihaknya akan menggugat ke ranah hukum. Bahkan akan membawa masalah itu ke tingkat PBB.

Faisal ingin UU Ketenagakerjaan berjalan sesuai dengan amanatnya.Karena itu kunci kesejahteraan buruh.Apalagi akan meningkatkan perkembangan ekonomi ketika daya jual masyarakat tinggi.Karena berdampak pada upah tinggi.(Ariska)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *