Soal Pengangkatan Honorer K2 Menjadi PNS, BPD Kab Tasikmalaya : Kami Menunggu Janji Menpan

Soal Pengangkatan Honorer K2 Menjadi PNS,  BPD Kab Tasikmalaya : Kami Menunggu Janji Menpan

Foto : Kepala Bidang Data Perencanaan Pegawai, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Tasikmalaya, Ari 

TASIKMALAYA (wartamerdeka.net) – Kepala Bidang Data Perencanaan Pegawai, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Tasikmalaya, Ari mengatakan terkait pengangkatan tenaga hononer Kategori Dua (K2) untuk menjadi PNS itu merupakan domain Pemerintah Pusat.

“Dulu kan ada janji Pak Menpan Azwar Abu Bakar pada saat rapat kerja dengan sejumlah Kepala Daerah se-Indonesia, bahwa pegawai K2 akan diangkat menjadi PNS secara bertahap. Jadi kami ingin memastikan realisasi itu saja,”tuturnya, Senin (9/10/2017).

Menurut Ari, kini ada sekitar 2.407 orang jumlah pegawai K2 berada di Kabupaten Tasikmalaya.Jumlah paling banyak berada di Dinas Pendidikan sekitar 80 persen, kemudian sisanya berada di Dinas Kesehatan. Sedangkan selama ini kesejahteraannya itu dari stimulan.

Pegawai kategori yang bisa diangkat PNS itu ditentukan bukan sekarang, melainkan pada 2011 yang minimal mengabdi pada 2005.Pada saat itu testing tidak bisa dibatasi oleh usia. Namun sekarang ada ganjalan ada aturan baru ASN usia itu maksimal harus 35 tahun.

“Nah itu usia yang menjadi salah satu kendalanya, karena banyak pegawai K2 itu di atas usia 35.Namun ada informasi pemerintah saat ini akan merevisi aturan tersebut guna mengakomodir pegawai K2 supaya bisa menjadi PNS,”terangnya.

Ari menambahkan, pengabdian para pegawai K2 itu rata-rata sudah lama.Ada yang mulai karir pengabdiannya pada 1990 ataupun 1991.Sehingga pemerintah pusat harus tegas saja melihat fenomena K2 itu sebagai persoalan yang makro.

“Jadi ketika mekanisme PNS tidak relevan lagi dan dianggap tidak kompetitif menampung tenaga honor, mraka segera diterbitkan saja peraturan yang bisa membolehkan daerah mendayagunakan mereka dengan skema yang lain,”ujarnya.

Ari menandaskan sejarah menunjukkan dengan berbagai cara bisa melakukan perekrutan di daerah.Contohnya bisa dilakukan untuk para abdi dalem.Sehingga itu kalau dipaksakan bisa dilakukan untuk merekrut ribuan pegawai.(Ariska)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *