Sejumlah Negara Akan Hadir di Talk Show TIEC dalam Kegiatan TOF

Sejumlah Negara Akan Hadir di Talk Show TIEC dalam Kegiatan TOF

Foto : Iqbal koordinator TIEC BPMPPT Kota Tasikmalaya

TASIKMALAYA (wartamerdeka.net) – Ada sejumlah delegasi dari luar negeri yang sudah menyatakan akan datang pada kegiatan talk show Tasikmalaya Investment Expo & Conference (TIEC). Event itu merupakan salah satu rangkaian kegiatan Tasikmalaya Oktober Festival (TOF) yang akan dilaksanakan pada 14-17 Oktober 2017.

Acara TOF itu di dalamnya ada sejumlah kegiatan di antaranya karnaval budaya, pameran UMKM, kreatif fashion show dan TIEC. Adapun kegiatan talk show TIEC yang bertema “Collaboration For Strengthening Competitivenses” itu akan dilaksanakan pada senin (16/10/2017) di Hotel Santika Kota Tasikmalaya.

Ada sekitar enam negara yang terdiri negara ASEAN, Jerman, Afrika Selatan dan Palestina dipastikan yang datang,  jumlahnya sekitar ratusan orang.Mereka yang datang itu merupakan salah satu perusahaan yang mewakili masing-masing negara.

“Peserta pertama yang akan datang itu dari negara Palestina yang dijadwalkan tiba pada jumat (13/10/2017) di Bandara Wiriadinata Tasikmalaya. Mereka membawa sebanyak 17 orang. Sedangkan delegasi negara lainnya akan menyusul menggunakan kereta api dari Jakarta,”tutur Iqbal koordinator TIEC BPMPPT Kota Tasikmalaya, Senin (9/10/2017).

Iqbal mengatakan diperkirakan peserta itu ada sekitar seratus orang dari enam negara yang terdiri negara ASEAN, Jerman, Afrika Selatan dan Palestina.Adapun yang datang itu merupakan salah satu perusahaan yang mewakili masing-masing negara tersebut.Kini sudah ada 14 delegasi yang sudah fix akan datang.

Pihaknya memberikan undangan pada delegasi luar negeri supaya ikut di berbagai kegiatan, contohnya jadi tamu di karnaval. Namun ada juga dari negara Philipina (Kota Beler Provinsi Aurora) yang dipimpin oleh Walikota Beler akan jadi peserta karnaval. Mereka itu akan membawa sebanyak 50 orang.

Saat ini saja Kepala BPMPTT, Gungun Pahlaguna sedang menemui duta besar negara Yordania di Bandung terkait ada ketertarikan sejumlah negara-negara Timur-Tengah untuk kegiatan TOF. Kalaupun saat ini mereka tidak bisa datang, mungkin bisa tahun depan. Namun minimal duta besar tersebut akan bisa datang ke kegiatan TOF dengan membawa 80 orang.

“Nanti dalam acara TIEC tersebut sebagai narasumber itu Walikota Tasikmalaya, Walikota Beler, Presiden Direktur Mata Malaysia dan Presiden Direktur JCO Singapura.Mereka akan berbagai pengalaman dalam rangka menghadapi era globalisasi ini.Apalagi kini yang sudah memasuki MEA dan pasar bebas ekonomi,”bebernya.

Kata Iqbal dijadwal nanti setelah selesai talk show itu, sejumlah delegasi akan disambungkan kepada dinas teknis. Termasuk akan ada peninjauan ke lapangan untuk melihat bagaimana cara pengelolaan bordir, mendong dan beras hitam. Termasuk juga pengelolaan sampah di Lingkungan Hidup.

Setelah itu, apakah sejumlah delegasi luar negeri itu akan menanamkan investasinya sebagai langkah awal,  mungkin ke depannya nanti selanjutnya dinas teknis yang akan mengurusnya. Misalnya bordir bisa lebih tukar informasi pengetahuan desain dengan mengunakan teknologi.

“Kini sudah ada tindak lanjutnya,  misalnya, yang sudah dijajaki dengan Jerman yakni pembinaan bordir yang sekarang di Indag. Itu terkait bagaimana cara desain dengan mengunakan teknologi.Termasuk dengan Lingkungan Hidup yang berkaitan dengan pengelolaan sampah dan pengelolaan managementnya,”imbuhnya.

Iqbal berharap dengan adanya kegiatan itu bisa menjadi ajang promosi potensi Kota Tasikmalaya kepada sejumlah negara yang hadir. Sehingga bisa mendorong termasuk iklim investasi usaha ke arah yang lebih positif.Karena akan sangat berimbas positif terhadap perkembangan khususnya sektor ekonomi.(Ariska)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *