Banjir di Jatipadang

Tanpa Marah-Marah, Anies Minta Warga Bongkar Rumahnya Yang Tutupi Kali

Khairi Ataya | Rabu, 13 Desember 2017 - 15:41 WIB
Tanpa Marah-Marah, Anies Minta Warga Bongkar Rumahnya Yang Tutupi Kali Anies Baswedan blusukan ke lokasi banjir Jatipadang.

Jakarta, - Siapa bilang warga ibukota susah dinasehati. Buktinya, warga Jatipadang, Jakarta Selatan, rela membongkar rumahnya yang menutupi kali.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sudah melihat langsung kondisi permukiman warga di Jatipadang. Rumah-rumah warga dibangun di bibir kali, sehingga trase kali menyempit.

Semakin masuk ke permukiman, lebar kali semakin sempit. Bahkan ada wilayah yang jejak kalinya hilang sama sekali, karena dibangun rumah dan jalan setapak. Anies mengaku sempat berbicara dengan warga yang rumahnya menutupi kali.

"Saya sampaikan kepada beliau, 'Bu, nanti saya mau minta ini (rumah) digeser, supaya airnya tidak terhambat,' dan dia bersedia (digeser)," ujar Anies di kawasan Jatipadang, Rabu (13/12/2017).

Anies mengatakan kalau rumah menutupi jalan air. "Kehadiran Ibu dan rumah Ibu menimbulkan masalah di tempat ini. Sebaik-baiknya orang adalah yang memberi manfaat," kata Anies.

"Lihat, tega enggak sama tetangga-tetangganya yang pada kebanjiran karena rumah Ibu menutupi kali?" tambah Anies.

Anies mengatakan, warga sudah bersedia bangunannya dibongkar untuk mengembalikan fungsi sungai. Kata Anies, pemerintah akan menjalankan kewajiban sesuai ketentuan. Termasuk bila nantinya ada kewajiban ganti rugi.

Dia meminta jajaran Dinas Sumber Daya Air, lurah, camat, hingga wali kota mulai meninjau ulang lahan di sana. Anies mengatakan, hal ini merupakan solusi jangka panjang di Jatipadang.

Untuk mengatasi masalah penyempitan kali ini, Anies akan kembali berdialog dengan warga setempat.

"Semua akan dipanggil, semua akan bicara, kita dudukkan bahwa rumah-rumah ini bukan sekadar bertentangan dengan aturan, tetapi telah menyengsarakan tetangga-tetangganya sendiri," ungkap Anies.