Berburu Makanan Halal di Xi’an China

Bai | Kamis, 01 Februari 2018 - 02:42 WIB
Berburu Makanan Halal di Xi’an China

XI’AN (wartamerdeka)— Bila ingin berburu kuliner halal di Xi’an China, Muslim Quarter merupakan surganya kuliner halal. 

Tempat ini memiliki sejarah panjang. Konon di masa lalu sejak perdagangan Jalur Sutera Lama (kuno) yang dimulai dari kota Xi`an, para utusan diplomatik asing dan sejumlah pedagang dari Persia dan Arab datang ke sini.

Mereka datang untuk melakukan perdagangan, lalu menetap hingga menikah dan mempunyai anak. Sejak itulah populasi mereka bertambah secara bertahap. Kini sebagian besar penduduk di Muslim Quarter adalah keturunan orang-orang migran.

Masyarakat Muslim yang tinggal disana disebut sebagai etnis Hui. Mereka hidup berdampingan dengan etnis Han secara harmonis. Tempat tersebut lama kelamaaan menjadi sebuah perkampungan Muslim.

Dengan adanya berbagai kelompok etnis yang berdiam disana, suasana di Muslim Quarter terasa kental akan perpaduan budaya. Pengunjung bisa melihat akulturasi budaya antara China dan Arab melalui sosok mereka yang memiliki wajah yang sangat khas dan cara berpakaiannya.

Muslim Quarter sendiri cukup luas bila dijelajahi. Terdapat beberapa ruas jalan dan lorong-lorong disana. Dengan luas sekitar 1.800 meter persegi, tempat ini sepintas mirip sebuah labirin, dimana bila kita tidak mengenali jalan maka sangat mungkin akan tersesat dan berputar-putar untuk menemukan jalan keluar.

Di kedua sisi jalan terdapat beberapa bangunan yang bentuknya merupakan perpaduan dari bentuk bangunan pada masa Dinasti Ming (1368-1644) dan Dinasti Qing (1644-1911). Di China, 

Tempat makan Muslim selalu ditandai dengan warna yang serba hijau. Mulai dari restoran, kedai makan minum hingga stall makanan menyajikan hidangan yang sangat menggugah selera. Seluruh penjual makanan di Muslim Quarter adalah etnis Hui yang beragama Islam. Wajah mereka sangat khas. Untuk menunjukkan identitasnya, para pria mengenakan peci dan wanitanya mengenakan jilbab. Tak peduli tua ataupun muda.

Walaupun ruas jalan disana tak terlalu besar namun harus berhati-hati bila berjalan kaki sebab beberapa kendaraan seperti becak bermotor, sepeda motor diesel, dan mobil juga ikut melintas di tempat itu. Di saat-saat tertentu bahkan terdengar suara-suara klakson kendaraan disertai suara orang yang menyuruh untuk minggir saat akan melintas. Cukup memekakkan telinga.