Tekan Hoax, PWI Cilacap Dorong Pengembangan Media Online

Agus | Jumat, 09 Februari 2018 - 19:16 WIB
Tekan Hoax, PWI Cilacap Dorong Pengembangan Media Online

CILACAP (wartamerdeka) - Hari Pers Nasional (HPN) 2018 menjadi momentum bagi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Cilacap untuk menekan penyebaran berita-berita atau informasi hoaks. Seperti dirilis oleh wesite resmi milik Pemerintah Daerah Kabupaten Cilacap, hal tersebut diungkapkan oleh Ketua PWI Cilacap, Mohamad Sobirin terkait HPN yang diperingati setiap tanggal 9 Februari. 

Menurutnya langkah yang akan ditempuh yakni dengan mengoptimalkan pengembangan media online untuk menetralisir persebaran berita hoaks.“Dalam waktu dekat kami akan fokus kembangkan media online. Sebab untuk menetralisir informasi yang viral di medsos hanya dapat diimbangi dengan media online”, kata Sobirin saat dihubungi via telepon, Jumat (9/2/2018).

Dalam rilisnya Sobirin mengatakan informasi yang termuat dalam media online bersiifat realtime. Dia juga mengatakan konten yang diunggah dapat diakses dalam waktu singkat dengan jangkauan yang luas. Lain halnya media cetak, dengan keterbatasannya tidak akan mampu mengimbangi persebaran informasi melalui media online. 

Di sisi lain, saat ini masyarakat lebih banyak memanfaatkan gadget untuk mendapatkan informasi.“Ini kewajiban bagi jurnalis untuk menyajikan berita yang adil, seimbang, tidak menjustifikasi, harus ada konfirmasi dari pihak tekait, dan covered both side”,tegas Sobirin.

Menyikapi maraknya informasi yang berseliweran di media sosial, PWI Cilacap mendorong tumbuhnya media online yang berintegritas. Tidak hanya melalui konten yang disajikan, tetapi juga harus sesuai tata administrasi yang berlaku. Antara lain adanya bentuk badan usaha, pengesahan Menteri Hukum dan HAM, surat domisili, Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), Tanda Daftar Perusahaan (TDP), serta izin teknis lain dari instansi teknis terkait.

“Online, karena beredarnya di online kita harus imbangi. Caranya dengan mendorong munculnya media online. Tapi harus sesuai aturan, tidak asal buat dan diisi kontennya, melainkan benar juga dari sisi administrasi”, jelasnya.

Sementara itu, PWI Cilacap dalam waktu dekat juga akan menyelenggarakan kegiatan yang dikemas dalam ‘PWI Goes to School’. Pada tahap awal, kegiatan ini akan dilaksanakan untuk tingkat SMP sederajat. Materi terkait jurnalistik akan disampaikan oleh wartawan PWI selaku praktisi media, meliputi sejarah pers dan kewartawanan di Indonesia, teknik menulis dasar, dan perkembangan pers di era kekinian yang mulai bergeser ke layanan online.

“Ada dua kegiatan diklat jurnalistik yang akan dilaksanakan. Sabtu (10/2) besok di SMP Negeri 3 Maos dan Kamis (15/2) di SMP Muhammadiyah I Cilacap, ” pungkasnya.