Asep Heddy, Pensiunan PNS Disdik Siap Bertarung di Pileg Kota Tasikmalaya

Ariska | Jumat, 06 Juli 2018 - 22:11 WIB
Asep Heddy, Pensiunan PNS Disdik Siap Bertarung di Pileg Kota Tasikmalaya

TASIKMALAYA (wartamerdeka.net) - Setelah berkutat mengabdi sekian puluh tahun sebagai PNS di Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya, nini kiprah Asep Heddy setelah pensiun tersebut, akan berlanjut terjun ke dunia politik melalui Partai Nasdem sebagai Caleg di Dapil 2 wilayah Cipedes-Indihiang Kota Tasikmalaya.

“Ikut jadi caleg itu hanya partisipasi saja dengan kata lain tidak begitu ambisius. Walaupun nanti tidak terpilih juga tidak masalah, karena akan terus berkiprah memberikan sumbangsih berupa tenaga dan pikiran untuk kemajuan lingkungan masyarakat.Sebab mengabdi kepada masyarakat itu bukan hanya di legislatif saja,”papar Ketua BKM Indihiang itu, Jumat (6/7/2018).

Asep yang pensiun pada 1 Mei 2018 itu mengaku selama ini belum melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Apalagi membuat berbagai atribut lainnya. Dirinya hanya sebatas menyampaikan secara person terhadap segelintir orang saja dengan cara pendekatan.Sehingga dalam pencalonannya itu pun mengalir seperti air saja.

“Sebagai seorang pensiunan PNS, hanya mengandalkan kematangan pengalaman puluhan tahun di birokrasi.Sehingga dengan ilmunya itu, ketika bisa terpilih duduk di legislatif sudah mengerti persoalan yang ada di eksekutif, tentang bagaimana bisa mensejahterakan masyarakat,”beber pria yang pernah masuk anggota GIBAS dan AMS itu.

Asep menuturkan, pencalonannya merupakan pertama kalinya. Tentunya itu bisa dijadikan sebagai pengalaman baru. Karena bisa ikut berkompetisi dengan sejumlah calon lainnya.Sehingga ikut bertarung di ajang pileg itu tentunya sebagai tantangan.Apalagi di Dapil 2 itu persaingan antar calon sangat kompetitif.

“Tapi saya berharap masyarakat bisa cerdas dalam memilih. Supaya bisa melihat sepak terjang calon yang dikenalnya itu, bagaimana selama ini berkiprah di masyarakat. Jangan hanya bersifat pragmatis saja, tapi yang dipilihnya itu benar-benar sesuai dengan nurani,”ujar pria yang turut mengawal program rehab 50 unit RTLH bagi 9 RW Kelurahan Indihiang itu.