Dewan Pers Didemo Ratusan Wartawan

Pandi | Rabu, 04 Juli 2018 - 13:27 WIB
Dewan Pers Didemo Ratusan Wartawan

JAKARTA (wartamerdeka.net) - Ratusan insan pers yang tergabung dalam berbagai organisasi wartawan diantaranya, Forum Pers Independen Indonesia (FPII), IPJI, IMO, IWO, PWRI, PPWI dan lainnya serta sejumlah perusahaan media melakukan aksi unjuk rasa menggugat Dewan Pers, di Gedung Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih Jakarta Pusat, Rabu (4/7/18).

Tuntutan insan pers ini disampaikan berkenaan dengan meninggalnya salah satu wartawan di Kotabaru, Kalimantan Selatan. 

Selain itu berbagai gugatan lainnya juga disampaikan beberapa organisasi pers yang tidak terverifikasi oleh Dewan Pers.

"Dewan Pers tidak independen. Kami sebagai insan pers merasa dikriminalisasi. Rekomendasi Dewan Pers mengancam kemerdekaan pers. Karenanya kami minta Dewan Pers ini dibubarkan saja," tegas Rinaldo selaku  Koordinator  aksi dari organisasi Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI).

Rinaldo yang juga salah satu pemilik Perusahaan Media Sinar Pagi Baru, mengemukakan, kasus perkara wartawan M Yusuf merupakan salah satu bukti Malpraktek yang dilakukan oleh Dewan Pers.

Piihaknya bersama beberapa organisasi wartawan, pafa kesempatan itu juga menghantarkan keranda mayat ke .Dewan Pers sebagai simbol matinya kebebasan pers.

"Ini merupakan bentuk solidaritaras terhadap rekan profesi wartawan. Kami sangat kecewa dengan rekomendasi yang disampaikan oleh Dewan Pers terhadap almarhum wartawan M Yusuf. Karenanya kehadiran kami disini adalah bagian perjuangan kawan kawan insan pers," jelasnya.

Di tempat yang sama Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Wartawan Mingguan Indonesia Gusti Suryadarma ,SH. juga mengecam keras kepada Dewan Pers dan menyesalkan kejadian yang menimpa Wartawan Sinar Pagi  Muhamad Yusup yang meninggal beberapa bulan yang lalu.

Pantauan di lapangan, aksi diterima oleh Dewan Pers dari  perwakilan masing masing organisasi pers masuk dengan  membawa keranda mayat.