HUT Ke-73, TNI Gelar Event Marathon Internasional di Lombok

Ar | Selasa, 26 Juni 2018 - 23:39 WIB
HUT Ke-73, TNI Gelar Event Marathon Internasional di Lombok

HUT TNI (wartamerdeka.net) - Untuk kali pertama, Indonesia akan menyelenggarakan event marathon bertaraf internasional yang akan diikuti pelari-pelari internasional, nasional, TNI-Polri dan masyarakat umum. Bertajuk "The Indonesian National Armed Forces International Marathon", event internasional ini akan dihelat di Kawasan Ekonomi Khusus Kuta Beach, The Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat pada 23 September 2018 mendatang.

Ketua Panitia ‘The Indonesian National Armed Forces International Marathon’ Brigjen TNI Mochammad Hasan menuturkan, kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka HUT ke-73 Tentara Nasional Indonesia, sekaligus untuk memasyarakatkan olahraga lari dan mempromosikan Kawasan Ekonomi Khusus The Mandalika sebagai salah satu potensi pariwisata Indonesia. Pun demikian, kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat sinergitas TNI dengan masyarakat.

“Selain itu, tentunya kegiatan ini bertujuan untuk menjaring bibit-bibit baru atlet lari Indonesia. Targetnya, kegiatan ini bisa diikuti oleh 10 ribu pelari dari dalam dan luar negeri, dengan jumlah hadiah total senilai Rp 10 miliar. Ini yang terbesar dan pertama kali di Indonesia. Nantinya, event ini akan diikuti pula dengan pertunjukan tim aerobatic Jupiter dari TNI AU, pameran alutsista TNI, pertunjukan seni budaya khas Lombok, hingga karya bakti TNI,” paparnya dalam press conference ‘The Indonesian National Armed Forces International Marathon’ di kawasan FX Senayan, Selasa (26/6).

Pria yang sehari-harinya menjabat sebagai Kadisjas TNI AD ini menambahkan, pihaknya berharap event ini bisa mewujudkan mimpi para pelari di Tanah Air, agar Indonesia bisa memiliki event marathon berskala internasional seperti Boston Marathon atau Tokyo Marathon. 

“Tentu harapannya event ini sukses terlaksana dan bisa mendapat pengakuan seperti event-event marathon internasional lainnya,” tandas Brigjen TNI Mochammad Hasan.

Sementara itu, Koordinator Publikasi ‘The Indonesian National Armed Forces International Marathon’ Kolonel Inf Kristomei Sianturi memaparkan, lomba marathon internasional ini nantinya akan terbagi dalam empat jarak tempuh dengan berbagai kategori.

“Untuk jarak 5K itu ada kategori Pelajar Putra/Putri, WNI <18 tahun dan Nasional Putra/Putri, WNI 18-45 tahun. Berikutnya 10K ada kategori Master Putra/Putri, WNI >45 tahun, Nasional Putra/Putri, WNI 18-45 tahun, serta TNI/Polri Putra/Putri. Selanjutnya 21K ada kategori 10K ada kategori Master Putra/Putri, WNI >45 tahun, Nasional Putra/Putri, WNI 18-45 tahun, serta TNI/Polri dan Angkatan Bersenjata/Polisi Internasional Putra/Putri. Terakhir, 42K dengan kategori Nasional Putra/Putri, WNI 18-45 tahun dan Internasional Putra/Putri, WNA 18-45 tahun,” paparnya.

Ditambahkan olehnya, TNI siap menjamin masalah ketersediaan akomodasi, kenyamanan hingga masalah transportasi dan keamanan seluruh peserta event internasional ini. 

“Ini event internasional yang membawa nama bangsa dan negara, kita akan fight untuk menyukseskannya. Semoga, nantinya event ini bisa menjadi agenda tetap yang diakui oleh IAAF,” tambah Kapendam Jaya/Jayakarta ini.

Hadir dalam kesempatan press conference kali ini antara lain, legenda hidup atletik Indonesia sekaligus pemegang rekor nasional marathon Eduardus Nabunome, atlet lari nasional yang juga berstatus sebagai personil TNI, Agus Prayogo dan Atjong Tio, perwakilan Uni Eropa dan IAAF, hingga berbagai komunitas lari di Indonesia.


Baca Juga