Pentingnya Success Story Orang Toraja yang Berhasil

Tom | Senin, 25 Juni 2018 - 07:43 WIB
Pentingnya Success Story Orang Toraja yang Berhasil Anthonius Silamba'

MAKASSAR (wartamerdeka.net) - Masa kejayaan Toraja di bidang pendidikan pada era tahun 80-an diharapkan berulang. Ketika itu, mayoritas putra-putri Toraja berhasil lolos masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) seperti UNHAS dan lainnya dengan fakultas dan jurusan berbeda-beda. 

SMA favorit yang paling dikenal waktu itu adalah SMA Katolik Makale, lantaran berhasil meloloskan alumninya di UNHAS dan PTN lain. Sebagian dari mereka tembus Fakultas Kedokteran. Selebihnya, Fakultas Teknik dan fakultas 'eksak' lainnya.

Kini, kondisi pendidikan di Toraja khususnya Toraja Utara (Torut), boleh dibilang sangat berbanding terbalik dari era gemilang tahun 80-an. Fakta ini bukan rahasia umum lagi, terlebih di era KABORO' (Kala'tiku Paembonan-Yosia Rinto Kadang) memimpin Torut saat ini.

Namun, masih ada waktu dan kesempatan untuk melakukan perobahan dan perbaikan di sektor pendidikan.

"Saatnya sekarang bisa dilakukan kalau ingin membenahi pendidikan di Toraja. Tujuan kita kan bagaimana meningkatkan pendidikan agar bisa menciptakan sumberdaya manusia Toraja yang berkualitas, maju dan bersaing," ujar Anthonius Silamba', seorang pemuka masyarakat Toraja di Samarinda, Kaltim.via ponsel, baru-baru ini.

Anthonius lebih jauh mengatakan, modal Toraja sejauh ini hanya di bidang pendidikan dan ini dibuktikan di era lalu. 

"Jujur saja ya kita ini hanya punya SDM. SDA tidak ada. Makanya pendidikan harus digenjot. Pendorong atau motivasinya ya orang-orang Toraja yang sukses, bisa jadi teladan dan contoh. Ini yang harus ditanamkan ke peserta didik. Jangan teori melulu,' tuturnya.

Success story, kata Anthonius, harus menjadi materi penting disamping mata pelajaran, untuk disampaikan ke murid atau siswa-siswi dalam proses belajar-mengajar di sekolah.

"Banyak kan orang-orang Toraja sukses dan berhasil terutama di perantauan. Mereka tentu punya success story yang bisa disampaikan ke peserta didik. Misalnya success story Pak Jonathan Para'pak, success story Pak John Palinggi, success story Romy Bura dari unsur generasi muda, dan masih banyak lagi. Silahkan diinventarisir untuk bahan pembelajaran,' sebutnya.