Masyarakat Desa Sritanjung Berharap Pemkab Mesuji Dirikan SMP Negeri di Wilayahnya

Muslim | Jumat, 18 Mei 2018 - 18:32 WIB
Masyarakat Desa Sritanjung Berharap Pemkab Mesuji Dirikan SMP Negeri di Wilayahnya Kepala Desa Sri Tanjung, Mat Kalu menunjukkan lokasi lahan hibah seluas setengah hektare untuk bangunan SMP Negeri yang sudah diusulkannya kepada Pemkab Mesuji,  Jumat (18/05/2018).

MESUJI (wartamerdeka) - Masyarakat Desa Sritanjung, Kecamatan Tanjung Raya, mengharapkan agar Pemerintah Kabupaten Mesuji mendirikan bangunan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di wilayah tersebut.

Sejak sebelum terbentuknya Kabupaten Mesuji,  di wilayah itu memang belum ada bangunan SMP Negeri, hanya ada satu bangunan sekolah SMP dan SMA swasta milik sebuah yayasan yang tentu saja harus menggunakan biaya cukup besar bila masyarakat ingin menyekolahkan anaknya disana. 

Menurut penuturan Mat Kalu selaku Kepala Desa Sri Tanjung, sebagian besar masyarakatnya yang hanya mengandalkan penghasilan sebagai buruh tani dan bekerja serabutan merasa tidak mampu untuk menyekolahkan anaknya di sekolah swasta mengingat biayanya yang tidak murah. 

Alhasil,  banyak anak-anak disana yang sudah menamatkan pendidikan di bangku sekolah dasar (SD) merasa kesulitan untuk melanjutkan kejenjang berikutnya. Sebab, belum adanya bangunan SMP Negeri diwilayah itu, membuat anak-anak yang baru lulus SD ini malas untuk melanjutkan ke tingkat SMP Negeri  karena letak sekolahnya yang cukup jauh yakni berjarak sekitar 10 kilometer yakni berada di Desa Bujung Buring, Kecamatan Tanjung Raya.

"Kasihan anak-anak ini akhirnya banyak yang berhenti sekolah hanya tamat SD saja. Selain keterbatasan ekonomi,  kurangnya pemahaman orang tuanya akan pentingnya pendidikan bagi anak, mereka juga berasalan jarak sekolah yang cukup jauh, ditambah lagi kondisi akses jalan yang sulit dilalui saat musim hujan inilah yang membuat minat untuk bersekolah sangat rendah," tuturnya, Jumat (18/05/2018).

Tak kuasa melihat nasib generasi penerus bangsa yang ada didesanya itu, Mat Kalu bersama aparatur, serta masyarakatnya sepakat untuk menghibahkan lahan milik desa setempat, seluas setengah hektare (50x100 meter) kepada Pemkab Mesuji melalui pihak Kecamatan untuk pembangunan fasilitas pendidikan Gedung SMP Negeri. 

"Alhamdulillah proses hibah lahannya sudah selesai, kita hanya tinggal menunggu kebijakan pemerintah saja kapan akan dibangun. Harapannya biaa segera di realisasikan, mengingat pentingnya fasilitas pendidikan khususnya, bagi anak yang ada di desa tua seperti ini agar pola pikirnya lebih maju dan tak tertinggal dengan yang lainnya,"tandasnya.