Satres Narkoba Polres Purwakarta Sosialisasikan Bahaya Narkoba kepada Pelajar SMP

A Budiman | Jumat, 04 Mei 2018 - 20:11 WIB
Satres Narkoba Polres Purwakarta Sosialisasikan Bahaya Narkoba kepada Pelajar SMP

PURWAKARTA (wartamerdeka) - Atas undangan Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta, Kasat Narkoba Polres Purwakarta AKP Heri Nurcahyo SH mewakili Kapolres Purwakarta AKBP Twedi Ab S Sos SIK MH memberikan materi arahan sekaligus Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan,  Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) serta Rehabilitasi kepada generasi muda.

Hal ini dikarenakan anak usia remaja tingkat SMP rentan akan bujuk rayu dan serba ingin mencoba hal hal yang dianggap berbahaya, terutama mencoba obat-obatan terlarang, Narkoba dan minuman keras yang dioplos hingga dapat membahayakan dirinya bahkan menghilangkan nyawanya sendiri.

Berdasarkan hal itu Dinas pendidikan Kabupaten Purwakarta Bekerja sama dengan jajaran Kepolisian Purwakarta, khususnya Satres Narkoba Polres Purwakarta untuk memberikan penerangan dan sosialisasi tentang bahaya penggunaan Narkoba dan pencegahan sedini mungkin agar para pelajar di tingkat SMP yang ada di bawah naungan Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta aman dan bebas dari pengaruh buruk Narkoba dan tidak mengkonsumsinya.

Acara yang digelar di SMPN 1 Bungursari Kecamatan Bungursari Kabupaten Purwakarta, Jum'at (4 / 5 / 2018), dihadiri oleh Kepala SMPN 1 Bungursari Drs.H.Uya Mulyana , M.pd , Bidang Kesiswaan Disdik Kabupaten Purwakarta Sa'diah, Wakasek Kesiswaan, Andri Mardianti Rahayu SE,  para Guru dan Staf TU  SMPN 1 Bungursari sebanyak 45 orang , Siswa / Siswi Kelas 7 dan 8 sebanyak 490 orang.

Inti materi yang disampaikan dalam sosialisasi kali ini oleh Kasat Narkoba Polres Purwakarta  AKP Heri Nurcahyo di antaranya bangkitkan mental dan moral generasi yang berakhlakul karimah, bahaya obat obatan warung tanpa resep Dokter, Bahaya inhalen , obat batuk yang disalah gunakan, Bahaya Miras oplosan, Pencegahan bahaya Narkoba melalui sudut pandang Agama, Hukum dan Kesehatan.

Untuk para guru agar bisa memahami dan mengetahui efek gejala pengguna Narkoba dan Miras, ciptakan generasi muda berprestasi tanpa Narkoba , agar para siswa meningkatkan Iman dan Taqwa untuk mencegah Bahaya Narkoba , yang terakhir para siswa dan siswi diharapkan saling mengingatkan bahaya Narkoba dan Minuman Keras serta lebih pintar dan bijak menggunakan teknologi dan tidak menyebarkan berita HOAX berkaitan dengan Sara.