PNS Puskesmas Tanjung Balai Karimun Gunakan Ruang Ronsen untuk Berzina dengan Istri Orang

Ame | Rabu, 25 April 2018 - 11:28 WIB
PNS Puskesmas Tanjung Balai Karimun Gunakan Ruang Ronsen untuk Berzina dengan Istri Orang

KARIMUN (wartamerdeka) - AS suami dari JU merasa kecewa dengan BKP SDM Karimun dan Puskesmas Tanjung Balai Karimun prov. Kepri karena tidak memberikan sanksi tegas kepada AM yang kedapatan selingkuh dengan istrinya.

"Saya kecewa karena awalnya pihak BPK Kabupaten Karimun yang awalnya berjanji akan memberikan sanksi tegas kepada AM tapi malah tidak," tutur AS kepada wartawan Rabu (24-04-2018).

AS menerangkan, dirinya sudah melaporkan perselingkuhan istrinya yang telah memberikan tiga anak tersebut ke BKP SDM Kabupaten Karimun. AS meminta agar AM dipecat dari statusnya sebagai PNS karena perbuatan AM sudah merusak kebahagiaan keluarganya dan juga telah merusak citra pegawai negeri serta Puskesmas Puskesmas Tanjung Balai Karimun.

Karena AM dan JS mengaku melakukan hubungan intim di ruang ronsen Puskesmas Tanjung Balai Karimun. Padahal tempat tersebut sejatinya dijadikan tempat untuk memberikan pelayanan masyarakat bukan untuk dijadikan tempat berzina.

"Harusnya pihak BKPD dan Puskesmas merasa malu karena salah satu ruang pelayanannya dijadikan sebagai tempat maksiat," tutur AS.

Masih kata AS, atas kejadian tersebut yang dinilai sudah melanggar kode etik atau disiplin dan merusak citra PNS maka sudah sewajarnya AM diberhentikan. Tapi pihak BKP SDM ingkar janji.

"Saya sudah mau melaporkan masalah ini ke jalur hukum. Tapi karena BPK berjanji akan menyelesaikan masalah ini akhirnya saya percaya. Tapi ternyata semuanya bohong," katanya.

Atas peristiwa tersebut, kini AS berpisah dengan JU. Padahal keduanya sudah berumah tangga 10 tahun lebih.

‘’Rumah tangga Kami sudah hancur bang sejak mereka melakukan perbuatan haram tersebut,’’ kata AS.