Peringkat Kompetisi Liga Menurun, Jatah Indonesia di Piala AFC Terancam Berkurang

Ame | Minggu, 08 April 2018 - 11:07 WIB
Peringkat Kompetisi Liga Menurun, Jatah Indonesia di Piala AFC Terancam Berkurang

Wartamerdeka- Konfederasi Sepak bola Asia (AFC) baru saja merilis daftar rangking kompetisi sepak bola di kawasan Asia per bulan April 2018.

 Liga 1 Indonesia menempati rangking ke-28 dari 48 kompetisi di Asia. Pada bulan Desember 2017, Liga 1 Indonesia masih berada di peringkat ke-24.

Hal ini berarti peringkat Liga 1 Indonesia pada bulan April 2018 melorot 4 tingkat dari bulan Desember 2017.

Di kawasan Asia Tenggara, Indonesia berada di posisi tujuh di bawah Thailand yang berada di rangking 9 di Asia, kemudian Malaysia (13), Filipina (13), Vietnam (19), Singapura (23) dan Myanmar (25) - (lihat gambar atas).

Perbedaan peringkat Liga 1 Indonesia terlihat sangat jauh bila dibandingkan dengan peringkat kompetisi Liga Super Thailand dan Liga Super Malaysia di mana ada beberapa pemain Indonesia bermain di dua kompetisi tersebut, seperti Terens Puhiri di Thai Port FC, Evan Dimas dan Ilham Udin Armayin di Selangor FA, Ahmad Jufriyanto di Kuala Lumpur FA.

Dengan merosotnya peringkat kompetisi Liga 1 Indonesia akan berdampingan dengan jatah tim yang bisa lolos langsung dan mengikuti babak Kualifikasi ke Piala AFC maupun yang masuk babak Kualifikasi Piala Champions Asia pada tahun 2019 mendatang.

Dari menurunnya peringkat tersebut maka Liga 1 Indonesia terancam terkena dampak dari penurunan peringkat Indonesia ini. Pasalnya, dengan raihan peringkat AFC saat ini, Indonesia terancam hanya mampu mengirimkan satu klub yang akan lolos langsung ke kompetisi Piala AFC musim depan. 

Selain itu, nantinya hanya akan ada satu tim yang bisa mengikuti babak kualifikasi untuk dapat melaju ke fase grup turnamen tersebut. Pengurangan jatah tersebut akan mulai diterapkan mulai musim 2019.

 Hal ini berbeda bila dibandingkan dengan jatah klub Indonesia di Piala AFC 2018. Dua wakil klub Indonesia yaitu Persija Jakarta dan Bai United langsung mendapatkan tempat ke fase grup tanpa melewati babak kualifikasi terlebih dahulu.

Tentu saja kita sebagai pecinta sepak bola Indonesia pantas kecewa bila hal ini benar benar terjadi. Operator Liga Indonesia dalam hal ini PT Liga Indonesia Baru (LIB) bersama PSSI harus segera melakukan langkah evaluasi mengapa bisa terjadi penurunan rangking.

Apakah karena jadwal kompetisi yang berubah rubah atau karena regulasi yang ada atau karena masalah tunggakan kepada klub peserta Liga 1 tahun 2017 yang baru dilunasi jelang kompetisi Liga 1 2018 dimulai atau karena sebab lain ? Masa Kita sampai kalah kelas dengan Myanmar, Singapura, Vietnam dan Filipina ? Kalau dengan Thailand dan Malaysia jelas kita kalah jauhlah .

Mudah mudahan segera ada perbaikan ke depannya ..


Baca Juga