Tedjo Edhy Siap Mendukung:  PWO Harus Bisa Mengayomi Insan Pers

Ar | Senin, 26 Maret 2018 - 22:24 WIB
Tedjo Edhy Siap Mendukung:  PWO Harus Bisa Mengayomi Insan Pers Mantan Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Laksamana (Pur)Tedjo Edhy Purdijanto

JAKARTA (wartamerdeka) - Setelah Panglima Daerah (Pangdam) Militer Diponogero Mayor Jenderal Wuryanto, kini giliran mantan Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Laksamana (Pur)Tedjo Edhy Purdijanto memberikan apresiasi berdirinya Perkumpulan Wartawan Online Indonesia (PWO) Indonesia.

"Harapan saya PWO-Indonesia bisa menjadi organisasi yang  mengayomi insan pers yang profesional," tulis Laksamana (Pur)Tedjo dalam WA-nya sekitar jam 19.00 WIB kepada salah satu pendiri PWO-Indonesia, Feri Rusdiono.

Menurut Laksamana (Pur) kelahiran Magelang, Jawa Tengah ini, kebebasan pers saat ini sangat kebablasan , tendesius, tidak konstruktif.

"Pokoknya tulis saja dengan judul bombastis asal dibaca oleh masyarakat," tambahnya, seraya mencontohkan beberapa pengelola media yang dicokok oleh kepolisian. 

"Semoga hal ini tidak terjadi pada anggota PWO," pintanya. 

Tedjo merunut kepada aturan-aturan Dewan Pers, termasuk pedoman penulisan. Misalnya harus berimbang, tidak tendesius dan sebagainya.

"Jadi berita dari anggota PWO harus akurat, beretika, akurat bermartabat dan dapat memberikan pencerahan kepada masyarakat," tambah mantan KSAL ini.

Agar tidak terjadi hal semacam itu, Laksamana (Pur) yang kini tercatat sebagai politisi Partai Berkarya ini meminta  PWO mengedepankan pengembangan SDM anggota. Entah itu melalui pelatihan, workshop dan sebagainya.

"Bisa juga dengan mengambil wartawan senior," papar Laksamana (Pur) Tedjo menyambut baik keberadaan PWO yang anggotanya anak muda kisaran usia 30-an. "Karena organisasi ini didominasi anak muda, saya bersedia,   didaulat sebagai penasehat" tulisnya lewat whatsapp.