Gubernur DKI Teken Pergub, Diskotek Yang Terdapat Narkoba Langsung Ditutup

Badar | Kamis, 15 Maret 2018 - 10:50 WIB
Gubernur DKI Teken Pergub, Diskotek Yang Terdapat Narkoba Langsung Ditutup Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

JAKARTA (wartamerdeka) - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah meneken Peraturan Gubernur (Pergub) nomor 18 tahun 2018, tentang Penyelenggaraan Usaha Pariwisata. 

Salah satu poin di Pergub yang terdiri dari 61 Pasal itu mengatur sanksi untuk pengusaha yang melanggar ditemukannya narkoba.

Pergub itu mengatur pemberian sanksi terhadap pengusaha hiburan yang terbukti di tempatnya terdapat narkoba akan ditutup atau dicabut tanda daftar usaha pariwisata (TDUP) langsung tanpa didahului teguran.

Bagian Kedua, Pasal 54 ayat 1 tertulis : Setiap pengusaha dan/atau manajemen perusahaan pariwisata yang terbukti tidak melaksanakan kewajiban sebagaimana dimaksud dalam Pasal 38 ayat (2) huruf t berdasarkan hasil temuan di lapangan, informasi yang bersumber dari media massa dan/atau pengaduan masyarakat dengan melakukan pembiaran terjadinya peredaran, penjualan dan pemakaian narkotika dan/atau zat psikotropika lainnya di lokasi tempat usaha pariwisata dalam 1 (satu) manajemen dilakukan pencabutan TDUP secara langsung tanpa melalui tahapan sanksi teguran tertulis pertama, teguran tertulis kedua, teguran tertulis ketiga dan penghentian sementara kegiatan usaha.

"Pencabutan TDUP sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diusulkan oleh Dinas. Pencabutan TDUP sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilaksanakan oleh Kepala Perangkat Daerah yang menyelenggarakan Pelayanan Terpadu Satu Pintu atas dasar usulan yang disampaikan oleh Dinas,"  demikian isi Pasal 54.

Tak hanya itu, untuk pengusaha pariwisata yang dikenakan sanksi pencabutan TDUP atas pelanggaran peredaran, penjualan dan pemakaian narkotika dan zat psikotropika lainnya juga dilarang mendirikan usaha pariwisata hiburan sejenisnya.

Pemberian sanksi di dalam Pergub ini berbeda dengan kebijakan sebelumnya, jika ditemukan peredaran dan pembiaran memakai narkoba di tempat hiburan itu akan didahului teguran atau peringatan baru setelahnya akan dicabut izin usahanya

Beberapa yang sudah dicabut izinnya yang terbukti ada narkoba adalah diskotek Stadium, Miles dan Diamond. Pihak manajemen sebelumnya telah diberikan teguran. Namun, pada temuan narkoba kedua kalinya, diskotek itu kemudian ditutup.

Selain narkoba, jika ditemukan pelanggaran berupa prostitusi dan perjudian, juga diberikan sanksi yang sama tanpa didahului teguran. Hal itu tercantum di dalam Pasal 55 dan 56.

Dalam Pergub itu juga menyebut TDUP diberikan satu dokumen ke induk usaha seperti yang diatur dalam Pasal 33.

TDUP dapat diberikan kepada Pengusaha Pariwisata yang menyelenggarakan beberapa usaha pariwisata di dalam satu lokasi dan satu manajemen. TDUP sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diberikan dalam satu dokumen TDUP.

Artinya, jika ditemukan pelanggaran di satu anak usaha di lokasi yang sama maka TDUP dicabut keseluruhannya. Hal itu juga telah disampaian Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), DKI Jakarta, Edy Junaedi beberapa waktu lalu

Jika sebelumnya pihak manajemen yang memiliki beberapa unit usaha, harus mengajukan TDUP yang berbeda pula ke Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) DKI, di Pergub itu cukup satu induk usaha mengajuka TDUP

"Nanti cukup satu induknya hotel. Pendukung hotel, ada karaoke, spa. Nanti cukup satu TDUP saja," kata Edy

Jika ditemukan pelanggaran di salah satu unit usaha akan disikapi dengan mencabut izin induk usaha tersebut. Upaya itu dilakukan agar pihak manajemen waspada terhadap usahanya bebas dari tindakan seperti prostitusi dan narkotika yang melanggar peraturan daerah (perda) nomor 6 tahun 2015 tentang Kepariwisataan.

"Kalau ada pelanggaran, dicabut seluruhnya. Kalau ketahuan, ya ditutup semua," kata Edi.