Pejabat Waskita Karya Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Robohnya Beton Becakayu

Fer | Jumat, 09 Maret 2018 - 17:51 WIB
Pejabat Waskita Karya Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Robohnya Beton Becakayu

JAKARTA (wartamerdeka) - Pemeriksaan kasus robohnya konstruksi proyek tol Bekasi Cawang-Kampung Melayu di Jalan DI Panjaitan, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (20/2/2018) terus bergulir. Dalam kasus itu, polisi telah menetapkan dua tersangka.

"Kami menetapka  dua tersangka," kata Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Tony Surya Putra kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jumat (9/3/2018).

Dua tersangka yang dijerat dalam kasus ini adalay Kepala Pelaksana Lapangan PT. Waskita Karya berinisial AA dan Chief Inspektur atau pengawas dari PT. Virama Karya berinisial AS.

Tony menrangkan keduanya ditetapkan tersangka lantaran ada unsur kelalaian terkait robohnya bekisting pier head (cetakan beton) tol Becakayu yang mengakibatkan tujuh pekerja mengalami luka-luka.

"Itu ada kelalaiannya yang pasti dengan kita tangani dengan kasus becakayu itu kelalaian. Itu bentuk respon kita terhadal kecelakaan kerja," kata Tony.

Terhadap penyidikan kasus itu dijelaskan kepolisian telah membentuk tim Satuan Tugas yang berasal dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat terkait adanya dugaan korupsi proyek tersebut.

"Terkait nanti apakah ada unsur korupsi atau unsur lain-lain sabotase ini kan ada tim Satgas gabungan dari Kemenpupera sama Polda Metro Jaya," lanjut Tony.

Meski sudah ada tersangka, Tony belum berani menyimpulkan soal dugaan apa korupsi yang berkaitan dengan proyek tol Becakayu dengan alasan kasusnya masih berjalan ditangani kepolisian.


Baca Juga