Demi Tertib Berlalu Lintas

Kasat Lantas Sijunjung Gunakan Blanko Teguran Untuk Pelanggar

Ar/Rico | Selasa, 06 Maret 2018 - 13:46 WIB
Kasat Lantas Sijunjung Gunakan Blanko Teguran Untuk Pelanggar Foto: AKP Afrino Chaniago,SH, Kasat Lantas Polres Sijunjung (kiri), melakukan penyuluhan dan sosialisasi tentang tertib berlalu lintas pada siswa SMA di Kabupaten Sijunjung.

SIJUNJUNG (wartamerdeka) – Demi tertib berlalu lintas dan menekan angka kecelakaan, selain sosialisasi cara berlalu lintas yang baik, AKP Afrino Chaniago,SH, Kasat Lantas Polres Sijunjung, selalu berinovasi.

Pihaknya kali ini menggunakan ‘Blanko teguran’ kepada pengendara di jalan raya yang kedapatan melakukan pelanggaran lalu lintas.

Blanko Teguran ini memang disinyalir banyak pihak adalah langkah yang lebih efektif dengan cara persuasif sekaligus preventif, sebelum dilakukannya tindakan refresif dan/ atau penilangan.

Karena, walaupun banyak kita lihat beberapa pengendara yang jelas sudah melanggar, terkadang tidak terima ditilang atau disita kendaraannya, sebagai bentuk hukuman dari kesalahannya tersebut.

Foto: Jajaran Sat Lantas Polres Sijunjung menjadi Pembina Upacara di sekola – sekolah di Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat.

“Bagi pengendara yang melanggar, kami akan gunakan blanko teguran. Disamping menggunakan blanko tersebut, kami juga melampirkan brosur pesan – pesan tertib berlalu lintas,” ujar AKP Afrino Chaniago,SH, Selasa (6/3/2018).

Lebih lanjut Afrino membeberkan, bahwa sejak hari kemarin (5/3/2018), Sat Lantas Polres Sijunjung mengeluarkan blanko tersebut, sudah sebanyak 40 berkas yang diterbitkan untuk pelanggar lalu lintas. Pada hari yang sama, berhubungan juga dengan Pelaksanaan Ops Keselamatan Singgalang 2018, Kasat Lantas Sijunjung beserta jajaran mengawali giat dengan melakukan penyuluhan dan sosialisasi ke sekolah, dengan menjadi Pembina upacara.

Foto: Kasat Lantas Polres Sijunjung beserta jajaran foto bersama dengan para guru, usai penyuluhan dan sosialisasi.

“Penyuluhan dan sosialisasi tersebut kita mulai dari tingkat SD, SMP hingga SMA. Kemudian, baru Kami lanjutkan dengan kegiatan pengaturan penjagaan dan patroli lalu lintas, sebagaimana yang Kami perintahkan kepada jajaran,” ungkapnya.