Kasat Reskrim Polres Ciamis: Belum Ada Tersangka

Diduga Miras Oplosan Berjenis Tigor yang Tewaskan 4 Orang di Ciamis

Brata | Rabu, 14 Februari 2018 - 20:18 WIB
Diduga Miras Oplosan Berjenis Tigor yang Tewaskan 4 Orang di Ciamis Kasat Reskrim Polres Ciamis AKP Hendra Virmanto S.I.K

CIAMIS (wartamerdeka) - Hasil autopsi Laboratorium Forensik Bareskrim Polri jenazah korban yang tewas akibat miras oplosan (ciu) beberapa waktu lalu, positif mengandung etanol dan metanol, namun tidak ditemukan berapa persen kadar etanol dan metanolnya.

Hal ini diungkapkan Kasat Reskrim Polres Ciamis AKP Hendra Virmanto S.I.K saat jumpa pers, Rabu (14/02/2018).

Seperti ada empat korban yang tewas akibat minum minuman keras opolosan tersebut. Salah satunya adalah Nana alias Ger ger warga Desa Sukaresik Kecamatan Sindangkasih, yang diambil sejumlah organ tubuhnya untuk diperiksa di Puslabfor Bareskrim Polri.  Dari beberapa organ tubuh yang diambil dari tubuh korban, yakni lambung, hati, ginjal dan empedu positif mengandung etanol dan metanol.

Hendra Virmanto menerangkan, setelah dilakukan gelar perkara dari TKP 1 miras oplosan (ciu) sudah habis sehingga harus mengambil sempel dari Yogyakarta karena menurut keterangan ciu tersebut dibawa dari Yogyakarta, sedangkan di TKP ke 2 dan 3 miras oplosan (ciu) yang dikosumsi berasal dari Tasikmalaya dan Ciamis yang setelah dicek ciu tersebut  mengandung etanol 25,57 %.

Ditambahkanya, miras oplosan yang dikosumsi di TKP ke-4 dicampur dengan tigor sehingga hasil labfor mengandung 25,57% etanol dan 31% metanol  dan sampai saat ini masih dalam penyelidikan pembawa dan asal minuman tersebut, karena metanol tersebut berdasaran kererangan dari dokter adalah alkohol yang biasa digunakan untuk mencuci alat bedah plastik dan dapat disimpulkan bahwa organ ke-4 korban yang tewas tersebut rusak karena keracunan miras oplosan.

"Sementara ini belum ada yang dijadikan tersangka, tetapi sudah ada beberapa orang yang kami periksa dan dimintai keterangan karena awalnya kami terfokus ke miras oplosan dari Yogyakarta, kini kami menyelidiki siapa pembawa miras oplosan berjenis tigor itu yang mengakibatkan empat orang tewas,"terangnya.