Rencana Digelar Lima Hari

Pasar Kuliner Tasikmalaya 2018, akan Dibuka Menteri Pariwisata Bulan Maret

Ariska | Selasa, 13 Februari 2018 - 20:41 WIB
Pasar Kuliner Tasikmalaya 2018, akan Dibuka Menteri Pariwisata Bulan Maret Sekda Kota Tasikmalaya, Drs Ivan Dicksan (kiri)

TASIKMALAYA (wartamerdeka) - Kabar gembira bagi masyarakat pengemar kuliner di Kota Tasikmalaya. Pasalnya sebentar lagi bakal ada gebyar kegiatan Pasar Kuliner Tasikmalaya (Pakultas) Fest 2018 se-Priangan Timur yang bertempat di Jalan KH Zaenal Mustofa (Hazet) Kota Tasikmalaya.

“Tepatnya lokasi itu mulai dari perapatan Jalan Panyerutan sampai dengan Tugu Asmaul Husna Jalan Nagarawangi. Adapun rencananya event itu akan berlangsung selama lima hari (9-13 Maret 2018) dan akan dibuka langsung oleh Menteri Pariwisata, Arif Yahya,”tutur salah satu panitia Pakultas Fest 2018, Ica, Selasa (13/2/2018).

Ica mengatakan, kegiatan itu akan menampilkan nuansa berbeda.Karena menghadirkan kuliner legenda di Tasikmalaya.Sehingga konsepnya itu menyuguhkan makanan tradisional dan modern.Tentunya event itu dalam rangka untuk meningkatkan kunjungan wisata dan pengembangan ekonomi kreatif.

Selain sebagai ajang kuliner juga ditampilkan beberapa produk fashion, art craf, music tradisional dan religi. Bahkan juga ada beberapa lomba se-Priangan Timur berupa pasang giring tari bagi anak-anak, pinton batik untuk remaja, kasidah modern bagi dewasa, ada lomba liwet, edukasi, game interaktif, lomba dekorasi booth dan zona kaulinan budak zaman old.

Kegiatan yang memiliki branding Pesona Indonesia dari Kementrian Pariwisata itu akan menyediakan sebanyak 94 booth yang disewakan terbuka bagi masyarakat umum. Bahkan pihaknya juga mengundang sejumlah warga dari Ciamis, Banjar, Garut, Pangandaran dan Kabupaten Tasikmalaya.

“Sekarang ini pendaftaran sudah mulai dibuka. Bagi yang berminat silahkan datang langsung ke sekretariat Pakultas di RM Astro Strowberi di Jalan Kalektoran Kota Tasikmalaya. Sedangkan untuk biaya sewa booth itu, kalau ukuran dengan luas 2x2 itu sebesar Rp 1.000.000 dan untuk ukuran luas 3x3 itu sebesar Rp 1.250.000,”bebernya.

Ica menjelaskan, pihaknya dalam menerima sejumlah pelaku usaha itu sangat selektif. Karena eventnya itu bukan hanya mengejar kuantitas namun kualitas.Sehingga setelah daftar itu, tidak otomatis langsung bisa diterima begitu saja.Namun ada penyeleksian oleh pihak yang berkompeten, dalam hal ini melibatkan Komunitas Wisata Kuliner Tasikmalaya (KWKT).

“Jadi pendaftaran yang masuk itu akan diseleksi. Yang lolos juga diseleksi, kemudian nanti juga akan ditelepon untuk registrasi ulang. Proses itu ditempuh supaya yang tampil di acara itu benar-benar menyajikan berbagai produknya yang sangat menjual.Apalagi dalam event ini mempunyai label Pesona Indonesia dari Kementrian Pariwisata,”ungkapnya.

Wanita berhijab itu menuturkan kegiatan itu digelar dalam rangka berbarengan dengan grand opening Imah Mang Asep (Astro Group) yang kebetulan lokasinya itu berada di tempat acara tersebut. Adapun event itu rekomendasi dari Kementrian Pariwisata.Sedangkan terkait label Pesona Indonesia itu prosesnya melalui owner Astro Group (H Asep).

“Jadi kenapa kami memilih kegiatan itu di kawasan Hazet, selain karena sudah menjadi icon Kota Tasikmalaya juga ada grand opening Imah Mang Asep.Mudah-mudahan kegiatan itu bisa memberikan khazanah baru dalam dunia kuliner.Bahkan bisa menjadi agenda tahunan dalam rangka meningkatkan kunjungan wisata dan pengembangan ekonomi kreatif,”pungkasnya.

Sementara itu Sekda Kota Tasikmalaya, Drs Ivan Dicksan mengaku sangat apresiasi dengan adanya kegiatan Pakultas Fest 2018 Priangan Timur itu.Karena sangat sinergi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya dalam upaya bagaimana menciptakan destinasi wisata, agar bisa menarik sejumlah wisatawan berdatangan mengunjungi Kota Tasikmalaya.

“Kan tidak cukup hanya menggelar itu pada Tasikmalaya Oktober Festival (TOF) saja. Namun harus diciptakan berbagai event untuk mempromosikan produk Kota Tasikmalaya. Apalagi sekarang ini perkembangan kuliner di sini cukup pesat dan mulai dikenal.Sehingga dengan adanya berbagai event itu bisa mendongkrak ekonomi,”imbuhnya.