Pangdam II/Swj Pecat 19 Prajurit TNI Terlibat Narkoba

Badar | Kamis, 08 Februari 2018 - 16:22 WIB
Pangdam II/Swj Pecat 19 Prajurit TNI Terlibat Narkoba

PALEMBANG (wartamerdeka) - Sebanyak 19 anggota prajurit TNI aktif, yang berdinas dijajaran Kodam II/Sriwijaya pecat karena terlibat narkoba dengan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH). Kamis (8/2/2018).

"Bermasalah dengan narkoba, tidak bisa ditoleransi, dan hal itu merupakan instruksi langsung Panglima TNI, dan Presiden Republik Indonesia, karena itu, Keterlibatan anggota TNI dalam penyalahgunaan narkoba merupakan pelanggaran berat dan tidak bisa ditolerir," ujar Pangdam II/Swj Mayjen TNI AM Putranto.

"Bagi anggota TNI yang terbukti terlibat dalam kasus penyalahgunaan, dan peredaran narkoba dipastikan akan dipecat, karena pemecatan merupakan langkah terakhir yang diambil demi penegakan hukum," tegasnya. 

Lebih lanjut mantan Panglima Divisi 1 Kostrad itu mengatakan, tindakan tegas terhadap pelaku penyalahgunaan narkoba tersebut sebagai bentuk keseriusan pemerintah, khusnya TNI AD, dalam memberantas penyalahgunaan narkoba di tanah air yang saat ini telah mengkhawatirkan.

"Jika kesalahan yang dilakukan masih bisa diperbaiki, tentunya pimpinan akan mempertimbangkan, namun bila kesalahan berakibat fatal, dan merugikan orang banyak, serta merusak citra TNI, maka demi penegakan hukum keputusan PTDH harus dilakukan, dengan tegas," ungkapnya. 

Dari 19 anggota TNI yang di PTDH, hanya tiga anggota yang hadir dalam upacara tersebut, yakni Serda Wahyu Chandra Fratama dari Kesatuan Yonif 141/AYJP Rem 044/Gapo, Kopda Ramilu Chan dari Kesatuan Kodim 0405/Lahat Rem 044/Gapo, dan Praka Riko Hidayat dari Kesatuan Bekangdam II/Swj.