Wujudkan Polisi Promoter, Polres Jakbar Beri Bantuan Kepada Korban Kebakaran Krukut

Badar | Rabu, 07 Februari 2018 - 18:27 WIB
Wujudkan Polisi Promoter, Polres Jakbar Beri Bantuan Kepada Korban Kebakaran Krukut

JAKARTA (wartamerdeka) - Penderitaan ribuan warga Jalan Keutaman Dalam, Krukut, Tamansari, Jakarta Barat, yang kini tinggal di sejumlah lokasi pengungsian, ternyata mengusik kepedulian aparat Polres Metro Jakarta Barat, Kodim 0503/JB, serta Pemkot Jakarta Barat.

Ya, bersama tokoh agama dan tokoh masyarakat, perwakilan ketiga pimpinan pilar pemerintahan Jakarta Barat tersebut, yaitu Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi, Danramil Tamansari Mayor Inf Rohani, Kapolsek Tamansari AKBP Erick Fredzick, Kasat Binmas Polres Jakbar AKBP Lilik Haryati, serta Ketua MUI Tamansari KH Ujang Badrie, Rabu (7/2), memberikan bantuan berupa sembako dan perlengkapan shalat kepada ribuan warga korban kebakaran, yang kini harus meratapi nasib, lantaran tak lagi memiliki tempat nyaman untuk berteduh bersama keluarga tercinta.

Bantuan diberikan di Musholla Baitul Mustaqim, Jalan Talib Krukut, Tamansari, Jakarta Barat, yang merupakan salah satu titik lokasi pengungsian. Sedikitnya ratusan warga korban kebakaran mengungsi ke Mushollah ini, hanya untuk sekadar beristirahat dan menghindari diri mereka, dari teriknya terpaan matahari, serta dinginnya guyuran hujan.

Memang, bantuan yang diberikan tidak bisa menggantikan kehilangan rumah serta harta benda yang mereka miliki. Namun paling tidak aksi kepedulian yang dipelopori Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi itu, bisa sedikit meringnkan beban penderitaan para korban.

Inilah salah satu bentuk kepedulian sosial, yang terus didengungkan dan dicanangkan Kombes Pol Hengki Haryadi, saat dirinya didapuk mengemban jabatan sebagai Kapolres Jakarta Barat. “Jika bukan kita yang peduli, lalu siapa lagi,” kira-kira seperti itulah bentuk kepedulian yang diusung jajaran Mapolres Metro Jakarta Barat, dibawah komando Kombes Pol Hengki Haryadi.

Di hadapan warga, yang sebagian bahkan tak mampu lagi menahan lelehan air matanya, lantaran terharu dengan kepedulian yang tak henti-hentinya mereka dapatkan, Kombes Pol Hengki Haryadi menegaskan, jika pihaknya beserta seluruh pilar pemerintahan di Jakarta Barat, bisa ikut merasakan penderitaan yang dialami para korban.

“Penderitaan bapak-bapak dan ibu-ibu semua, juga menjadi penderitaan kami. Tidak nyaman kami tidur, makan, dan beraktifitas, disaat ada warga kami yang masih harus tidur berdesak-desakan di lokasi-lokasi pengungsian, serta hidup dari bantuan pihak lain,” ujar Kombes hengki Haryadi, menyemangati para korban. 
 
Ditegasknnya pula, bersama para pimpinan pilar pemerintahan, dalam hal ini Dandim 0503/JB, Walikota Jakarta Barat, Serta tokoh agama dan tokoh masyarakat, jajarannya akan berusahan dengan sekuat tenaga meringankan beban dan penderitaan yang dialami warga korban kebakaran. 
 
“Selain memberikan bantuan dalam bentuk sembako dan peralatan sholat, kami, 3 pilar pemerintahan Jakarta Barat beserta tokoh agama dan masyarakat, juga tengah memikirkan jalan lainnya, bagaimana meringkan beban bapak ibu, yang pastinya juga tidak mungkin terus meenerus tinggal di pengungsian. Mengenai seperti apa bentuk jalan keluar tersebut, kini masih terus kita godok,” ungkapnya.
 
Ketua MUI Tamansari KH Ujang Badrie, yang mewakili masyarakat, mengucapkan terima kasih kepada 3 pilar Jakarta Barat beserta tokoh agama dan masyarakat, yang telahmeringankan langkah dan kepeduliannya gunameringankan penderitaan para korban.
 
“Jujur, kehadiran dan kepedulian yang ditunjukkan 3 unsur pimpinan pilar Pemerintahan Jakarta Barat ini, membuat warga merasa tidak sendiri dan benar-benar merasa memiliki pimpinan yang peduli akan nasib mereka. Mudah-mudahan kondisi yang sangat positif ini, terus menaungi wilayah Jakarta Barat ,” harap tokoh kharismatik ini.
 
Warga sendiri berharap, bantuan yang diberikan tidak berhenti pada pemberian bantuan sembako semata, tetapi juga bantuan lainnya dalam bentuk membangun kembali rumah-rumah waga, yang kini telah rata dengan tanah.

“Kami sudah tidak memiliki apa-apa lagi, termasuk tempat tinggal. Kami berharap pemerintah juga membantu kami dalam membangun kembali rumah-rumah kami, yang kini hanya tinggal puing-puing saia kebakaran,” harap ibu Hamidah (53),  salah satu korban kebakaran, sambil terisak. 
 
Bersinergi

Meski bukan hal yang baru, namun sinergisitas yang belakangan kian ditunjukkan tiga pilar pemerintahan Jakarta Barat, memang patut diacungi jempol. Disaat di wilayah lain acap terjadi gesekan di antara ketiga pilar tersebut, di Jakarta Barat hal itu justru tidak terjadi. Pihak Polri, yang diwakili jajaran Polres Metro Jakarta barat, TNI oleh jajaran Kodim 0503/JB/ serta Pemkot Jakbar, justru kian bersatu padu membangun kebersamaan dan kompak melangkah bersama guna menciptakan kondusifitas dan selalu hadir di tengah-tengah masyarakat. 
 
Bagi jajaran Mapolres Metro Jakarta Barat sendiri, sinergisitas dan kehadiran di tengah masyarakat, menjadi bentuk nyata dari wujud jajaran kepolisian yang profesional, modern, dan terpercaya (promoter), seperti yang diamanatkan Kapolri Jenderal Tito Karnavian, kepada seluruh jajaran kepolisian di tanah air.
 
“Salah satu unsur Polisi Promoter adalah modern dan terpercaya. Namun, tidak mudah menjadi polisi modern dan dipercaya masyarakat, sebab polisi modern harus mampu berpikir objektif dan rasional, serta seluruh tindakannya terukur sesuai standar operasional prosedur. Untuk itu, saya telah memerintahkan seluruh jajaran Polres Metro Jakarta Barat, hingga di tingkat polsek dan pospol untuk serius melayani warga demi ketertiban dan rasa aman yang menyeluruh dari segala macam modus kejahatan, serta ganguan sosial lainnya,” ujar Kombes Pol Hengki Haryadi. 
 
Ditambahkannya pula, pihaknya juga menekankan agar personel Polres Metro Jakarta Barat beserta jajaran di bawahnya untuk senantiasa hadir di tengah-tengah masyarakat, baik saat dibutuhkan maupun tidak dibutuhkan dan aktif bersama warga dalam menciptakan keamanan dan ketertiban. 
 
“Dengan begitu, masyarakat, khususnya warga Jakarta Barat yakin dan percaya, polisi adalah pengayom sesungguhnya, yang mampu melaksanakan tugas secara profesional, modern dan terpercaya. Ya inilah gambaran polisi ideal bagi masyarakat,” tandas Kombes Pol Hengki Haryadi.