Apa Mungkin di Jakarta Ada Perwakilan Taliban?

Ar | Sabtu, 27 Januari 2018 - 09:48 WIB
Apa Mungkin di Jakarta Ada Perwakilan Taliban? Apa mungkin ada perwakilan Taliban di Jakarta?

Oleh Dasman Djamaluddin

KUNJUNGAN Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) ke negara-negara Asia Selatan, menarik untuk diikuti. Terutama kunjungannya ke negara Afghanistan, negara penuh konflik hingga saat ini.

Bahkan pengamat luar negeri mengusulkan, apakah perwakilan Taliban yang sekarang ini ada di Qatar dipindahkan saja ke Jakarta?

Usulan ini menarik untuk dikaji, karena bukankah dengan memindahkan perwakilan itu, posisi Indonesia semakin rumit?

Kelompok Taliban dibentuk pada September 1994, mendapat dukungan dari Amerika Serikat dan Pakistan.

Yang menjadi permasalahan, Dewan Keamanan PBB mengecam tindakan kelompok ini karena kejahatannya terhadap warga negara Iran dan Afghanistan. Taliban dianggap  melakukan berbagai aksi pelanggaran hak azasi manusia di Afghanistan.

Pemerintahan Taliban digulingkan oleh Amerika Serikat karena dituduh melindungi pemimpin Al Qaedan Osama Bin Laden yang juga dituduh Washington mendalangi serangan terhadap menara kembar WTC, New York pada tanggal 11 September 2001 bekerja sama dengan kubu Aliansi Utara.

Invasi ini dimulai pada bulan Oktober sampai dengan bulan November 2001 dengan secara mengejutkan sehingga pihak Taliban langsung keluar dari ibukota Afganistan, Kabul sehingga pihak Amerika relatif cepat dan mudah menguasainya.

Akan tetapi beberapa tahun setelahnya Americana Free Press mengungkapkan hal sebaliknya, yaitu keterlibatan CIA dan agen intelijen Israel, Mossad dalam peristiwa serangan 11 September 2001 hanyalah skenario untuk mengakuisisi negara-negara arab, dalam hal ini Irak dan Afghanistan.

Ini belum lagi kita berbicara tentang masuknya Rusia yang dahulunya disebut Uni Soviet hingga menarik pasukannya dari wilayah itu. Saya  menganggap, usul perwakilan Taliban di Jakarta perlu dikaji lebih mendalam.


Baca Juga