Gas Air Mata dan Letusan Senjata Bubarkan Demo Sopir Angkot di Bale Kota Tasikmalaya

Ariska | Rabu, 17 Januari 2018 - 14:54 WIB
Gas Air Mata dan Letusan Senjata Bubarkan Demo Sopir Angkot di Bale Kota Tasikmalaya

TASIKMALAYA (wartamerdeka) - Aksi sejumlah sopir angkutan kota dan angkutan lintas kota di bale kota Tasikmalaya, terpaksa harus dibubarkan oleh aparat kepolisian dengan menggunakan gas air mata dan letusan senjata peluru karet.

Pasalnya sejumlah demo itu tetap keukeuh ingin ada kepastian pada saat itu.Dengan menuntut kepada pemerintah kota (pemkot) agar segera menutup sejumlah angkutan transportasi online.Namun pihak pemkot minta waktu pada untuk menutupnya.

"Padahal sebelumnya ada sejumlah perwakilan ketua jalur angkutan yang ikut rapat tadi di DPRD dengan Sekda, Kadis Perhubungan, anggota dewan. Intinya hasil rapat ada kesepakatan penutupan itu akan dilakukan pada 24 Januari nanti.Karena ada prosedur yang harus ditempuh,"terang Asep WK, Rabu (17/1/2018).

Kata Asep, namun ketika semua hasil komitmen itu disampaikan kepada massa,  justru anehnya malah langsung ditolak mentah-mentah.Bahkan setelah ada dialog alot dilakukan.Malah suasana tambah panas.Apalagi setelah ada salah satu pria yang mengajak massa harus bisa menerima apapun semua keputusan itu.Sehingga menyulut emosi semakin berani.

"Bahkan massa bergerak maju mengejar kepada pria tersebut. Kebetulan orang itu berada di kerumunan sejumlah aparat. Sehingga terjadilah kericuhan dan membuat aparat menembakkan senjata peluru karet ke atas dan menyemprotkan gas air mata. Karena massa sudah tidak terkendali lagi.Akhirnya massa pun kocar kacir membubarkan diri,"terangnya.