Terkait Lolosnya Penumpang Bawa Narkoba

Menteri Perhubungan Harus Turun Tangan Cek Bandara Juanda Surabaya

TH | Minggu, 14 Januari 2018 - 14:16 WIB
Menteri Perhubungan Harus Turun Tangan Cek Bandara Juanda Surabaya Barang bukti yang disita dari tangan Jamaludin, tersangka Pembawa Narkoba yang naik pesawat dari Bandara Juanda Surabaya

KOBAR (wartamerdeka) - Terkait tertangkapnya tersangka  bernama Jamaludin yang membawa Narkotika jenis sabu-sabu oleh petugas Polres Kotawaringin Barat di Pangkalan Bun, belum lama ini, menuai tanggapan dari sejumlah warga Pangkalan Bun. Terutama berkaitan dengan soal keamanan di bandar udara Juanda Surabaya. 

Seperti diketahui, tersangka Jamaludin, warga asal Madura,  mengaku membawa barang bukti narkoba yang jumlahnya cukup banyak, melalui bandara Juanda Surabaya. 

"Benar-benar patut dipertanyakan pengamanan di Bandara Juanda. Masak orang bawa sabu-sabu yang jumlahnya cukup banyak bisa lolos dari pengawasan, dan melenggang bebas naik pesawat,"  ujar H Ajan,  salah satu tokoh masyarakat Madurejo, Kobar yang dikenal sebagai warga  keturunan warga Madura. 

Dia pun berharap Kementerian Perhubungan bisa mengoptimalkan lagi pengawasan bandar udara Juanda Surabaya. "Jangan sampai bandara,  internasional seperti Juanda,  bisa terkecoh oleh  pemain narkoba,"  tegasnya. 

Sementara itu pengamat sosial ekonomi asal Kobar Arsade Ita mengaku prihatin dengan merajalelanya narkoba di Kobar.

"Peredaran narkoba di Kobar sudah pada tingkat mengkhawatirkan. Yang menyedihkan, yang selama ini tertangkap baru sebatas kurir, sementara bandar besar belum berhasil diringkus, " ujarnya.

Dia juga mengaku kaget ada tersangka yang membawa Narkoba bisa lolos dari bandar udara internasional Juanda, Surabaya.

"Masak Bandara sekelas Juanda, bisa kecolongan,  sehingga seorang pembawa Narkoba bisa melenggang bebas sampai ke Pangkalan Bun.  Ada apa di balik ini? Menteri Perhubungan harus turun tangan   mengecek  langsung pengamanan Bandara Juanda dan diharapkan sekaligus cek siapa yang piket pada waktu kejadian tersebut sebab masalah Narkoba ini sudah memprihatinkan, " tandasnya. 

Sementara itu ketika dikonfirmasi, Kapolres Kobar Arie Zulkarnaen Sirait mengatakan,  terkait penangkapan di airport Pangkalan Bun,   hanya satu orang saja yaitu Jamaludin dan pihaknya terus mengembangkan proses penyidikan selanjutnya.