Pertama di Indonesia, Pemkab Gorontalo Launching Gerakan Masyarakat Sehat Berbasis Masjid

Pertama di Indonesia, Pemkab Gorontalo Launching Gerakan Masyarakat Sehat Berbasis Masjid

LIMBOTO (wartamerdeka.net) – Permasalahan kesehatan yang timbul saat ini merupakan akibat dari perilaku hidup yang tidak sehat. Hal tersebut sebenarnya dapat dicegah bila fokus upaya kesehatan diutamakan pada upaya preventif dan promotif dalam menumbuh-kembangkan kemandirian keluarga dan masyarakat untuk berperilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Berangkat dari hal itu, Pemerintah Kabupaten Gorontalo melalui Dinas Kesehatan mencanangkan Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) berbasis Masjid.

Demikian  disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo Roni Sampir, usai mendampingi Bupati Gorontalo melaunching Germas Berbasis Masjid di Masjid Baiturahman Kecamatan Tinawa,Senin (9/10/2017).

Roni menjelaskan, Siar Germas lewat masjid ini adalah yang pertama di Indonesia. Pihaknya menggunakan masjid,  karena Provinsi Gorontalo khususnya kabupaten Gorontalo adalah daerah “Serambi Medinah,”  dengan begitu banyak masjid di seluruh Wilayah Gorontalo.

“Masjid menjadi tempat untuk kemasalahatan umat salah satu di dalamnya adalah pelayanan kesehatan. Dalam kegiatan ini, kami ingin melibatkan Takmirul Masjid. Nanti semua Takmirul Masjid kita kumpulkan untuk  menjadi kader Germas,” jelas Roni.

Masih kata Roni,  para tamirul masjid ini akan melakukan penyuluhan-penyuluhan tentang hidup sehat dan mereka akan direkrut untuk diberi materi –materi tentang hidup sehat hingga di SK-kan menjadi kader Germas. Dengan SK ini, bisa memberi jalan kepada dinas memperhatikan kesejahteraan Takmirul Masjid.

Germas berbasis masjid yang mulai dilounching ini,  melibatkan seluruh puskesmas di Kabupaten Gorontalo.  Untuk tahap awal,  Germas ini dilakukan di masjid besar tingkat kecamatan.  Dan dilakukan serentak setiap hari Jumat.  Setelah sukses di tingkat kecamatan, nanti akan ke masjid-masjid di desa-desa.

“Mulai minggu ini setiap hari Jumat, kami akan memberikan pelayanan kesehatan, mulai dari penyuluhan hingga pemeriksaan kesehatan gratis di semua masjid tingkat kecamatan se Kabupaten Gorontalo, ” tandanya.

Untuk mengatur tenaga medis dalam hal pelayanan,Roni mengungkapkan, pihaknya  akan mengatur secara Bergilir. Dia berharap masyarakat benar-benar bisa memanfaatkan kegiatan ini dengan baik,  dalam rangka peningkatan kesehatan masyarakat itu sendiri.
“Kita lebih banyak pada preventifnya, terutama pada penyakit tidak menular. Karena  saat ini, pola penyakit mulai berubah, yang terbanyak sekarang bukan penyakit menular tapi justru penyakit  tidak menular seperti  hipertensi, diabetes melitus dan stroke.

“Bahkan hipertensi dan stroke saat ini merupakan penyebab nomor dua kematian di Indonesia,” jjar Roni Sampir.

Sementara itu, Bupati Gorontalo Prof Dr Nelson Pomalingo saat acara  me-launching kegiatan Germas,  menyampaikan, sebenarnya gerakan masyarakat sehat ini sudah dilaksanakan sejak tahun kemarin dan ini merambah di seluruh Kabupaten,  tetapi kali ini  juga ingin mendayagunakan masjid.

“Kita tahu bersama,  di seluruh desa ada masjid, bahkan jumlahnya melebihi puskesmas. Sepuluh kali lipat lebih banyak dari puskemas di Gorontalo. Kita berharap melalui masjid ini orang-orang akan datang setiap Jumat,  minimal,  mendapat pelayanan kesehatan.

“Gerakan ini intens kita galakkan untuk memberi intrumen dalam rangka realisasi misi menuntaskan berbagai permasalahan kesehatan. Selain itu juga, ini adalah salah satu enter point misi Kabupaten Gorontalo gemilang menciptakan SDM cerdas,sehat dan berkarakter dan memantapkan pemerintahan yang harmonis,bersih dan dinamis,” tutur Bupati Nelson (Irfan/Ar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *