Ironis,  Sudah Satu Tahun Jembatan Cibaregbeg Rusak, Tanpa Perhatian Pemerintah

Ironis,  Sudah Satu Tahun Jembatan Cibaregbeg Rusak,  Tanpa Perhatian Pemerintah

SUKABUMI (wartamerdeka.net) – Satu tahun sudah,  jembatan Cibaregbeg yang menghubungkan dua Kecamatan,  Cicurug dan  Cidahu, mengalami kerusakan. Kini kondisi jembatan yang menjadi akses utama lintasan warga empat Desa, yakni, Desa Caringin, Desa Tangkil, Desa Babakanpari, serta Desa Girijaya,  makin memprihatinkan.

Ironisnya,  jembatan yang menjadi akses warga sehari – hari dalam melakukan aktivitas tersebut luput dari perhatian pemerintah. Dan tidak pernah ada perbaikan sama sekali dari pihak terkait.

“Setahun lamanya jembatan Cibaregbeg ini semenjak kejadian longsor dibiarkan seperti ini pak tidak ada perbaikan dari pemerintah sampai saat ini,” ungkap Jalalidin (40) warga kampung Tangkil, Desa Tangkil, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, kepada wartamerdeka.net, di lokasi, tadi pagi.

Lanjut dia, kalau hanya sekedar berkunjung ke lokasi jembatan sambil photo – photo memang sering dari pemerintah, namun sayangnya hanya komfirmasi – komfirmasi saja, buktinya sampai saat ini belum ada pembangunan.

“Dari pemerintah memang sering datang ke lokasi jembatan ini pak, namun hanya nengok saja.   Pernah ada  informasi yang kami dapat,  tahun 2017 pasti jembatan ini dibangun, tapi sayangnya semua itu hanya omong kosong, buktinya sampai hari jembatan tetap saja ancur,” ketusnya. 

Warga ini meminta kepada intansi terkait agar jembatan Cibaregbeg ini segera dibangun karena ini akses utama warga yang biasa dilintasi setiap hari untuk menjalankan aktivitas.

Menurutnya, pihaknya sudah berusaha memperbaiki jembatan tersebut dengan cara bergotong royong bersama warga (Swadaya) menggunakan alat seadanya.

“Tetapi kami tidak memiliki biaya, hanya menggunakan kayu dan bambu untuk sementara itupun kalau terus diguyur hujan kawatir akan mudah rapuh, ” ujarnya.

Oleh sebab itu, berhubung akhir – akhir ini musim hujan jadi warga  menutup sementara akses jembatan tersebut agar tidak terjadi kecelakaan saat melintas khususnya Roda Empat, apalagi dengan muatan yang lumayan berat, saat ini hanya roda dua saja yang bisa melintas ituupun terus kami bantu karena takut terperosok.

Sementara itu Kepala Desa Caringin, Kecamatan Cicurug, Parid Dudin menjelaskan, Kami dari pihak desa juga tidak tinggal diam terkait longsornya jembatan tersebut, pihak trus mengadakan kordinasi dengan Pemerintah Kabupaten, meminta untuk segera di perbaiki.

Apalagi masyarakat secara umum tahunya itu desa kami, padahal sebetulnya yang lebih punya kepentingan itu desa – desa lain, Desa Caringin itu hanya lintasan saja.

Namun demikian, kami tetap brusaha berkordinsi dengan pihak terkait agar segera dilakukan pembangunan, supaya semua masyarakat baik desa kami maupun desa mana saja dapat kembali melintasi jembatan tersebut.

“Kendati kami sangat kawatir dengan kondisi jembatan saat ini apalagi sekarang ini musim hujan, jembatan tersebut hanya ditopang memakai kayu saja dan mudah rapuh, maka untuk sementara warga menutup akses jembatan tersebut khususnya untuk roda empat, agar tidak terjadi kecelakaan,” katanya.

Dengan demikian, saya meminta kepada masyarakat agar bersabar dulu, kami selaku pemerintah terus berupaya serta berkordinasi dengan pemerintah terkait, namun itu butuh proses serta prosedur yang harus kita tempuh dan itu pasti memakan waktu.

“Mudah – mudahan pembangunan jembatan ini cepat di realisasikan oleh pemerintah kabupaten, apalagi jembatan cibaregbeg ini akses satu – satunya dan sangat penting untuk mendorong serta mendongkrak roda perekonomian masyarakat,” tutupnya mengkhiri.

Reporter : As Manggala / Fa,is

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *