Ikut Pameran di TOF, Delegasi Jerman Mengajak Masyarakat Berwirausaha

Ikut Pameran di TOF, Delegasi Jerman Mengajak Masyarakat Berwirausaha

TASIKMALAYA (wartamerdeka.net) –Harald Fuechsel  Senior Expert Service (SES) Jerman yang ikut berpartisipasi  dalam pameran di  Tasikmalaya Oktober Festival (TOF) pada 14-17 Oktober 2017 mengajak kepada sejumlah masyarakat untuk berkiprah dalam bidang wirausaha.

SES merupakan salah satu lembaga yang didirikan untuk mengembangkan jiwa wirausaha. Konsentrasinya adalah menumbuhkan jiwa entrepreneurship. 

“Jadi SES itu cenderung sebagai konsultan untuk main power yang menggali potensi usaha. Adapun untuk tenaga ahlinya ada sekitar 12 ribuan di berbagai bidang. Saat ini yang sudah berjalan,  kerja sama dengan Abalaq di Tasikmalaya,“ujar Senior Consultan SES, Harald Fuechsel, Sabtu (14/10/2017).

Menurut Harald yang merupakan anggota Senior Expert Service Jerman sejak lebih dari 12 tahun,  pihaknya memberikan keahlian kepada negara berkembang, terutama dalam membantu wirausahawan muda untuk menciptakan perusahaan
mereka sendiri.

“Target utamanya,  pengurangan pengangguran, ” tandasnya.

Menurutnya, kerja sama yang sudah berjalan dengan Abalaq itu adalah berupa pelatihan untuk memasak   ke Jerman, kemudian penelitian ikan, watertreatmen dan yang lainnya.Namun di pamerannya itu tidak bisa ditampilkan.Tapi totalnya itu ada sekitar 20 proyek.

“Lembaga SES itu bukan profit oriented, tidak menarik keuntungan sepeser pun.Tujuannya hanya ingin memberikan transfer ilmu keahlian orang Jerman bagi sejumlah masyarakat di Tasikmalaya. Jadi kami itu sebagai yayasan saja untuk berbagi untuk kepentingan umum dengan maksud untuk share yang bermanfaat,”bebernya.

Harald mengatakan bagi sejumlah masyarakat yang berminat bergabung bisa menghubungi pihak Abalaq yang beralamat di kawasan Purbaratu. Nanti bisa ditanyakan langsung secara detail, apa saja persyaratan dan arahannya.Tapi terpenting yang utama itu bisa bahasa Inggris.

“Ada beberapa program itu dan salah satunya saat ini yakni bordir, sekarang itu ada dua seleksi yang lolos oleh SES untuk mengikuti coaching clinik di Jerman pada November. Setelah itu nanti diberikan langsung sertifikasi untuk bisa memberikan coaching di Tasikmalaya. Jadi bagi masyarakat yang ingin tahu bisa datang ke pameran di TOF atau ke Abalaq,”tuturnya.

Dalam pameran itu delegasi Jerman membuka tiga stand yakni Saxon State Jerman, Landkreis Neuwied Jerman dan SES Jerman.

Adapun terkait dengan Kota Neuwied akan ada sister city dengan Kota Tasikmalaya, yang akan menjalin  kerja sama  dalam pengelolaan sampah,  dan bidang lain.

“Besok akan ada penandatanganan naskah kerja sama antara kami dengan Walikota Tasikmalaya, ” ujarnya.

Kerjasama antara Neuwied dan Tasikmalaya,  di antaranya : Tukar Menukar siswa dan guru;  Pariwisata Berkelanjutan, yang menjadi kekuatan nyata bagi ekonomi Neuwied, sehingga Tasikmalaya bisa belajar darinya; Pengelolaan Limbah; Pembangunan Ekonomi Daerah; Infrastruktur;  Pendidikan Perawat selama 3 tahun di Jerman. 

Melalui kerja sama ini,  sejumlah tenaga ahli dari Kota Tasikmalaya nantinya akan menerima pendidikan dan pelatihan berbagai bidang di Jerman. (Ariska)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *