Dr Fory Paparkan Pentingnya Pokja Pendidikan Keluarga Bagi Anak

Dr Fory Paparkan Pentingnya Pokja Pendidikan Keluarga Bagi Anak

LIMBOTO (wartamerdeka.net) – Pada pelaksanaan rapat koordinasi kelompok kerja (Pokja) Pendidikan Keluarga Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Gorontalo tahun 2017,  Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gorontalo Dr Fory Naway didaulat menjadi salah satu nara sumber.

Tokoh wanita yang juga didaulat sebagai  Bunda PAUD Kabupaten Gorontalo tersebut  pada kesempatan itu memaparkan pentingnya pokja pendidikan keluarga.

Dr Fory menyampaikan, pentingnya kelompok kerja pendidikan bagi anak. Peran keluarga adalah pendidik yang pertama & utama.

Selama ini banyak keluarga yang masih menyerahkan sepenuhnya tanggung jawab pendidikan anak pada sekolah.

“Peran sekolah adalah membantu keluarga agar pendidikan anak dapat terlaksana secara lengkap, sistematis, efektif dan hasilnya tersertifikasi,” katanya.

Oleh karena itu, untuk mencapai hasil yang optimal wanita yang berlatar belakang dosen ini menegaskan, kerja sama keluarga dengan satuan pendidikan mutlak diperlukan.

“Sekolah sebagai pihak penyedia layanan wajib bekerjasama dengan keluarga dalam memajukan pendidikan anak mereka,” tegas Dr Fory Naway.

Berangkat dari hal itu, katanya lagi, perlu pembentukan pokja pendidikan bagi anak. Fungsi pendidilan keluarga khususnya terkait pelibatan keluarga disatuan pendidikan menjadi tanggung jawab lintas bidang yang membina pendidikan,mulai PAUD hingga SMA/SMK ,termasuk SLB dan PNF.

Lebih lanjut Fory menumbuhkan,  Pokja pendidikan bagi anak pergi juga pelibatan unsur masyarakat pegiat pendidikan seperti dewan pendidikan, organisasi profesi dan pegiat serta berkoordinasi dengan dinas terkait seperti dinas Kesehatan,  sosial, BKKBN, Lemberdayaan perempuan dan perlindungam anak,BNN dan lainnya.

Selanjutnya dalam pokja ini dalam implementasi diperlukan koordinasi dan sinergi yang efektif antar bidang ,sektor dan pegiat.

“Pokja pendidikan keluarga diharapkan menjadi wadah koordinasi,  sinergitas dengan tujuan meningkatkan efektifitas koordinasi pelaksanaan pendidikan keluarga dengan berbagai instansi/lembaga/organisasi terkait,” terangsang.

Selain itu,tujuan pokja pendidikan dapat meningkatkan kapasitas pengawasan sekolah (penilik pendidikan, nonformal,pelatih/fasilitator pendidikan keluarga)  dalam rangka pendampingan,asistensi dan suvervisi pelaksanaan program pendidikan keluarga dikeluarga,satuan pendidikam dan masyarakat.

Di akhir paparannya Dr Fory Naway mengingatkan fungsi pokja pendidikan keluarga bagi anak adalah menampung dan menganalisis berbagai aspirasi ,ide,dan kebutuhan pendidikan keluarga dari satu pendidikan dan masyarakat.

“Selain itu juga melakukan supervisi, monitoring, dan evaluasi penyelenggaraan program pendidikan keluarga,” tutup tutup Dr Fory Naway.(Irfan Mohamad).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *