Delegasi Palestina Mengaku Bangga Ikut Kegiatan Tasikmalaya Oktober Festival

Delegasi Palestina Mengaku Bangga Ikut Kegiatan Tasikmalaya Oktober Festival

TASIKMALAYA (wartamerdeka.net) – Delegasi Palestina mengaku marasa bangga ikut sebagai salah satu peserta dalam kegiatan Tasikmalaya Oktober Festival yang dilaksanakan pada 14-17 Oktober 2017.

Ketua delegasi Palestina dari Palestina Indonesia Friendship Association (PIFA), Abed Almonem Zahdeh mengatakan pihaknya datang membawa sekitar 17 orang.Terdiri sejumlah profesi di antaranya pengusaha, NGO, dosen, pemerintah, seniman, jurnalis dan yang lainnya.

“Kami datang ke sini ingin menjalin kerja sama dan persahabatan di berbagai sektor.Bahkan ke depan ingin membangun kantor khusus persahabatan kantor Palestina-Tasikmalaya untuk menjembatani perdagangan, pendidikan dan ukhuwah Islamiyah,”ujarnya ketika di temui di Backyard Grill, Sabtu (14/10/2017).

Abed bersama rombongannya mengaku datang ke Tasikmalaya seperti di rumah sendiri. Padahal baru pertama kali menginjakkan kaki di kota ini. Pihaknya tertarik datang itu karena sebelumnya melihat sejumlah foto dan video dari tim panitia negaranya.

Karena sebelumnya pada 2016 ada juga delegasi Palestina yang mengikuti event serupa. Pada saat itu hanya diikuti oleh sekitar 6 orang. Waktu itu delegasinya menyampaikan puas mengikuti kegiatan itu. Sehingga membuatnya menjadi tertarik datang.

Terkait dengan sambutan masyarakat Tasikmalaya, Abed mengatakan sangat ramah-ramah.Sehingga merasa berada di tanah Palestina.

Bahkan pensiunan PNS itu mengaku sudah 90 persen betah berada di kota tersebut.Padahal baru pertama kali datang.

“Kami sekarang datang dengan membawa 17 orang dari 5 kota yang ada di Palestina terdiri dari kota Hebron, West Bank, Yerusalem, Nebrus dan Betlehem. Kami merasa bangga bisa datang ke Tasikmalaya.Bahkan ketika sholat Jumat di sekitar bandara, salah satu rombangan kami malah diminta jemaah menjadi imamnya,”terangnya.

Abed menjelaskan pihaknya datang ke kegiatan itu akan mengikuti TIEC dan menjadi salah satu peserta dalam pameran yang dilaksanakan di kawasan KH Zaenal Mustofa (Hazet). Dalam pameran mereka akan menampilkan sejumlah profil potensi negaranya.

Kemudian nanti dalam rangka untuk memperat lagi hubungannya itu, pada November Palestina akan menggelar kegiatan Indonesia Week yakni sebuah pameran khusus untuk orang indonesia. Bahkan bendera merah putih akan dikibarkan di seluruh Palestina. Semua murid sekolah juga wajib membaca bahasa Indonesia.

“Kami merasa terharu dengan sambutan masyarakat Tasikmalaya. Tentunya dengan adanya kegiatan Palestina nanti, Tasikmalaya wajib harus ikut terlibat dalam pameran itu.Nanti juga wartamerdeka.net harus ikut meliput dan juga delegasi Tasikmalaya. Biar kami yang menanggung semua akomodasinya,”ajaknya.

Abed menambahkan pihaknya tiba lebih awal sebagai negara pertama ketimbang negara lainnya. Karena selain sangat tertarik juga agar lebih lama bisa istirahat. Pasalnya perjalanan dari negara itu harus beberapa kali transit ke negara lain dulu.

“Nanti juga di kegiatan itu, kami akan melakukan penandatangan kerja sama dengan walikota Tasikmalaya. Berupa kerja sama di bidang pendidikan, ekonomi, ukhuwah islam dan yang lainnya. Mudah-mudahan dengan adanya kerja sama ini bisa bermanfaat bagi Palestina dan Tasikmalaya ke depannya,”harapnya.(Ariska)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *