Dandim 0503/JB dan Kajari Pamitan di Pengajian MUI Jakbar

Dandim 0503/JB dan Kajari Pamitan di Pengajian MUI Jakbar

JAKARTA (wartamerdeka.net) – Dandim 0503/JB dan Kepala Kejaksaan Negri Jakarta Barat, pamitan dengan Ulama dan Umaro dalam Pengajian rutin Bulanan yang diadakan majelis ulama Indonesia (MUI), Jakarta Barat, Jumat (6/10/2017)

Menurut Ketua MUI Jakarta Barat KH. Munahar Muchtar pengajian bulanan MUI Jakbar bersama Tigapilar kali ini agak berbeda. Pertama dihadiri langsung oleh Walikota Jakarta Barat, H.Anas Efendi, Dandim 0503/JB, Letkol Inf Wahyu Yudhayana, Kajari Reda Mantovani dan juga H. Sumpeno Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Barat.

“Kita sedih pagi ini, karena Dandim dan Kajari sekalian pamitan dengan para ulama dan umaro karena beliau akan pindah tugas di tempat lain. Pak Dandim Letkol Inf Wahyu Yudhayana ke Paspampres sedangkan Kajari Pak Reda Mantovani Jadi Asisten Pidana Umum di Sumatra Selatan,” ungkap KH. Munahar Muchtar.

Ia menambahkan siapapun pejabatnya nanti, akan diajak serta untuk ngaji bersama, karena tujuan utama acara pengajian ini adalah agar semakin eratnya hubungan antara ulama dan umaro di wilayah Jakarta Barat dalam menjaga kebersamaan.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negri Jakarta Barat Reda Mantovani mengungkapkan, dirinya sangat mengapresiasi acara pengajian yang diadakan MUI Jakbar, karena dengan berkumpul dalam satu pengajian itu sangat bermanfaat.

“Di forum tersebut terjadi interaksi antara ulama dan umaro, sehingga permasalahan sosial yang muncul dimasyarakat dapat segera diatasi dan dibicarakan secara bersama, ”  pungkasnya.

Letkol inf Wahyu Yudhayana menambahkan, secara pribadi dirinya  mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kerja sama selama ini.

“Saya juga memohon maaf atas semua kesalahan baik secara pribadi maupun satuan, dengan harapan silaturahmi yang sudah terbangun akan tetap terjaga di waktu yang akan datang, mari tetap jaga talisilaturahmi, ” tutupnya.  (Badar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *