Besok, Soft Opening Objek Wisata Karang Resik Batal, Walikota Hadir untuk Rayakan HUT Kota Tasikmalaya

Besok, Soft Opening Objek Wisata Karang Resik Batal,  Walikota Hadir untuk Rayakan HUT Kota Tasikmalaya

Dibuka untuk Umum Masih Lama

TASIKMALAYA (wartamerdeka.net) – Bagi masyarakat yang ingin segera berkunjung ke objek wisata Karang Resik Tasikmalaya, harus bisa bersabar dahulu. Pasalnya tempat rekreasi itu masih lama dibuka untuk umum.

Tadinya ada rencana besok akan dilaksanakan soft opening. Namun malah batal sebab ada sejumlah pertimbangan dari sisi sarana dan prasarana yang belum memadai. Sehingga pihak pengelola belum siap untuk membuka objek wisata tersebut bagi masyarakat umum.

Terkait acara besok, menurut informasi dari pihak pengelola, hanya sebatas kunjungan walikota dan sejumlah undangan yang lainnya, dalam kaitan dengan hari jadi Jota Tasikmalaya yang ke-16 saja.

Adapun yang hadir itu sesuai undangan sekitar 200 orang.

Awalnya rencana besok akan dilaksanakan soft opening yang di lakukan oleh walikota bersamaan dengan hari jadi kota tersebut. Kemudian pada lusanya akan segera dibuka bagi masyarakat umum. Namun terpaksa dibatalkan.

“Jadi esok itu secara khusus hanya satu hari saja menerima kedatangan walikota dan sejumlah undangan.Karena setelah itu besoknya pun akan kembali ditutup,” terang bagian informasi Karang Resik, Vita, Senin (16/10.2017).

Menurut Vita, pembukaan secara resminya akan dilaksanakan nanti pada akhir 2017. Ada kemungkinan di saat waktu pergantian tahun atau pada tahun baru 2018. Saat sejumlah fasilitasnya sudah memadai.

Saat ini ada sejumlah wahana yang sudah selesai, namun itu juga masih hanya sebatas uji coba dulu. Saat ini ada sebanyak enam titik dengan berbagai macam permainan ditambah dengan yang lainnya.

“Kedatangan walikota dan sejumlah undangan lainnya besok itu, sekitar pukul 13.00 WIB. Kami menyambut semua kedatangan sejumlah undangan itu juga sebagai bentuk kepedulian terhadap hari jadi kota,”terangnya.

Ketika disinggung terkait adanya kegiatan fun bike pada 22 Oktober nanti di kawasan itu, Vita menjelaskan ada pengecualian bisa digunakan. Asal ada permintaan minimal untuk sebuah event dengan dihadiri sebanyak 500 orang.

“Itu ada pertimbangan dari management juga owner bisa saja kawasan ini dipergunakan untuk semua event. Namun kriterianya itu harus bisa membawa minimal sekitar 500 orang,”pungkasnya.(Ariska)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *